2 Penimpun Masker di Tengah Pandemi Corona Ditahan Kepolisian Paris

2 Penimpun Masker di Tengah Pandemi Corona Ditahan Kepolisian Paris – Kepolisian Paris di Prancis menahan dua orang yang diduga telah menimbun masker di tengah pandemi virus corona. Penahanan itu dilakukan usai dirilisnya dekrit pemerintah yang meminta agar produk-produk sanitasi seperti itu diserahkan kepada otoritas setempat guna dimanfaatkan untuk penanganan virus Corona.

Pada Sabtu (21/3/2020), salah satu yang diamankan adalah seorang manajer salah satu toko obat di kawasan kelas atas Distrik ke-16 Paris, sementara satunya lagi diketahui bekerja di sebuah agen perjalanan yang kedapatan menimbun masker bedah dan cairan hand sanitizer.

Ketua jaksa Paris, Remy Heitz menegaskan apoteker dan manajer toko obat harus tahu kalau kami akan bertindak tegas dan akan mengadili.

Heitz menambahkan seorang pekerja di toko bahan makanan organik di kawasan Belleville juga akan diadili usai ketahuan menjual 15 ribu masker dan 250 botol hand gel palsu.

Kekurangan pasokan masker sudah membuat otoritas Prancis melakukan upaya untuk mengamankan pasokan bagi para dokter dan pekerja di rumah sakit. Hingga akhirnya dikeluarkan dekrit pemerintah pada bulan Maret sebelum terjadi peningkatan kasus virus Corona di Prancis. Melalui dekrit tersebut, Presiden Emmanuel Macron memerintahkan seluruh petugas agar semua pasokan masker yang ada untuk diamankan dan diserahkan kepada pemerintah.

Dalam pernyataan barunya, pemerintah Prancis menyatakan bahwa ada 30 juta masker akan diserahkan ke sejumlah rumah sakit, klinik kesehatan dan apotek dalam beberapa hari ke depan. Pada pekan ini, otoritas China telah mengirimkan 1 juta masker untuk membantu Prancis mengatasi pandemi virus Corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *