4 Tersangka Balap Liar Yang Tutup Jalan Serpong Ternyata Jadi Ajang Taruhan

4 Tersangka Balap Liar Yang Tutup Jalan Serpong Ternyata Jadi Ajang Taruhan – Polisi telah mengamankan 4 orang yang terlibat dalam aksi balapan liar yang menutup Jalan Serpong, Tangerang Selatan. Aksi balapan liar itu rupanya dijadikan oleh mereka sebagai ajang taruhan antara dua klub balap.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan ketika jumpa pers di Polsek Serpong, Tangerang Selatan, pada Kamis (21/5/2020) mengatakan bahwa kedua kelompok balapan liar itu melakukan aksi balapan dengan modus taruhan sebesar Rp 3 juta.

Kedua kelompok yang terlibat dalam balapan itu adalah Izar Auto Sonic yang bertempat di Serpong dan CNZ Speed yang berada di Jakarta Timur. Kedua klub balap tersebut awalnya janjian untuk menggelar balapan liar.

AKBP Iman mengatakan pada Selasa 19 Mei 2020 sebelumnya kedua klub balap itu sempat janjian untuk membuat taruhan balap liar.

Para pelaku kemudian memilih lokasi untuk menggelar balap liar itu di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Para pelaku kemudian mengganti waktu balapan liar menjadi Rabu (20/5/2020) pagi, sebab pada sebelumnya lokasi itu sudah dilakukan patroli oleh pihak kepolisian pada malam harinya.

AKBP Iman mengatakan tempat yang dipilih oleh para pelaku untuk menggelar balapan liar yakni di Serpong, kemudian memilih waktunya pada malam hari. Namun, karena pada saat itu ada patroli tim gabungan dari polisi, Kodim, dan Satpol PP, mereka akhirnya tidak mendapat tempat untuk menggelar balap liar.

Akhirnya mereka menggeser waktu balap liar pada Rabu (20/5/2020) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Ketika menggelar balapan liar itu mereka juga sempat menutup jalan.

Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Serpong AKP Supriyanto mengatakan bahwa Izar Autosonic dan CNZ Speed adalah nama klub balap liar.

AKP Supriyanto mengatakan menurut keterangan dari para tersangka yang diamankan, klub Izar Autosonic yang bersal dari Serpong ada 250 orang yang menjadi anggotanya.

Empat orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Keempat pelaku yaitu diketahui benama Wahyudi alias Bodrek, Elan M Dicas, Dion Prasetyo Putra, dan Riski Fernanda. Sementara itu, pihak kepolisian masih mengejar satu pelaku lainnya yang berinisial A.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *