Artikel Kesehatan – Bumbu Kari Khas Indonesia Dapat Cegah Diabetes

Artikel Kesehatan – Kari merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang paling digemari oleh banyak orang. Tahukah anda? Bumbu kari bukan hanya terkenal dengan aroma dan rasanya yang nikmat namun beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa beberapa senyawa yang ada dalam bumbu kari bisa membantu penderita diabetes untuk sembuh. Hasil penelitian tersebut telah berhasil dilakukan di Thailand.

Salah satu bahan yang ada dalam bumbu kari tersebut adalah kunyit. Di dalam kunyit terdapat zat yang disebut curcumin. Pengujian laboratorium menunjukkan zat curcumin tersebut dapat memerangi inflamasi yang menyebabkan kerusakan oxidattatif dalam sel-sel tubuh yang akhirnya juga mengakibatkan penyakit diabetes tipe 2.

Selain itu dosis harian curcumin menurut para peneliti dapat mencegah sebuah kasus baru pada penderita diabetes diantara beberapa orang yang menderita pra diabetes yaitu kondisi dimana kadar gula darah yang tinggi dan tidak normal yang dapat berkembang full-blown diabetes tipe 2.

Dalam penelitian yang dilakukan di Thailand tersebut terdapat sejunlah 240 orang dewasa yang mengidap diabetes yang secara acak diminta untuk mengkonsumsi curcumin yang berupa kapsul. Kapsul curcumin tersebut dikonsumsi sebanyak enam kapsul setiap hari yang masing-masingnya berisi 250 miligram Curcuminoid.

Dalam penelitian tersbeut para peneliti menemukan bahwa asupan zat curcumin tersebut nampaknya meningkatkan fungsi sel beta yaitu sebuah sel yang berada di pancreas yang tugasnya mengeluarkan hormon insulin dan mengatur gula darah. Para peneliti ini menduga bahwa dampak anti peradangan pada curcumin tadi dapat melindungi sel beta dari kerusakan.

Penelitian ini memang dapat membuktikan dan menjanjikan namun lebih baiknya untuk mencegah penyakit diabetes ini selain menkonsumsi bumbu kari juga harus dengan olahraga yang teratur serta pola makan yang teratur dan gaya hidup yang sehat. Dengan demikian jika hal-hal tersebut dapat dilakukan dengan baik maka dapat menunda atau mencegah orang terserang penyakit diabetes tipe 2. Penelitian yang telah dilakukan ini juga telah masuk dalam sebuah jurnal yang bernama Dibetes Care.

 

Artikel Kesehatan

About The Author

Reply