Artikel Kesehatan – Fast Food Asia Lebih Sehat Ketimbang Fast Food Barat

 

Artikel Kesehatan – Makanan cepat saji atau biasa disebut dengan fast food memang telah menjadi sebuah gaya hidup bagi sebagian orang di dunia ini. Bahkan fast food telah menjadi budaya dan sebuah penilaian terhadap kelas sosial setiap orang. Ada yang beranggapan dengan mengkonsumsi fast food yang berasal dari barat merupakan orang dengan kelas sosial yang tinggi. padahal satu hal yang perlu kita ketahui bahwa fast food asal dari barat mengandung banyak zat yang menyebabkan penyakit bagi tubuh kita.

Fast food asal amerika atau eropa ini memang menjadi sebuah tempat santapan makanan yang dinilai ekslusif bagi beberapa orang terutama di Asia, padahal makanan fast food asal negara barat ini mengandung banyak zat yang dapat membahayakan tubuh manusia. Beberapa penyakit akibat konsumsi makanan cepat saji asal barat tersbeut seperti Jantung, Diabetes, Ginjal, Lever bahkan sampai penyakit Kanker.

Berbeda dengan makanan cepat saji yang berasal dari Asia. Fast food atau makanan cepat saji dari Asia lebih sehat dibandingkan dengan fast food dari barat karena mengandung banyak vitamin, protein dan mineral yang baik bagi tubuh dan menyehatkan. Selain itu proses pembuatannya juga lebih baik dan bersih. Beberapa makanan cepat saji asal Asia yang sehat dan baik itu seperti mie ayam, pangsit, bakso, nasi goreng, dim sum, cap cay dan beberapa makanan dan minuman lainnya.

Fast food asal Asia lebih banyak menggunakan sayur-sayuran dan buah-buahan yang segar dan diolah secara alami tanpa menggunakan bahwan pengawet dan pewarna yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu fast food asal Asia juga mempunyai kandungan vitamin dan protein yang lebih tinggi, disbanding dengan fast food barat.

Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh beberapa para ahli yang menyebutkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan cepat saji yang berasal dari barat dalam waktu satu minggu sebanyak dua kali atau lebih makan 30% lebih besar terkena risiko diabetes dan hampir 60% risiko dari penyakit jantung. Berbanding terbalik dengan makanan cepat saji dari Asia yang sangat rendah risiko terkena penyakit mematikan tersebut.

 

Artikel Kesehatan

Be Sociable, Share!