Artikel Kesehatan – Mengapa Gangguan Mental Terdapat Pada Manusia?

Artikel Kesehatan – Orang dengan kondisi kesehatan mental tertentu seperti skizofrenia dan autisme cenderung memiliki anak lebih sedikit daripada orang secara umum, sebuah studi baru dari Eropa menyatakan. Hasil menunjukkan gangguan ini bertahan pada populasi bukan karena faktor keturunan, tetapi karena mutasi baru muncul pada gen manusia, kata para peneliti.

Para peneliti yang mempelajari data dari 2,3 juta orang Swedia menemukan bahwa orang rata-rata memiliki 1,76 anak. Namun, pria dengan skizofrenia atau autisme rata-rata memeiliki sekitar seperempatnya, dan wanita dengan kondisi ini memiliki sekitar setengah dari rata-rata orang umum.

Pria dan wanita dengan gangguan bipolar, anoreksia nervosa atau gangguan penyalahgunaan zat juga memiliki anak lebih sedikit daripada orang rata-rata, dan laki-laki dengan depresi menunjukkan sedikit penurunan dalam jumlah anak. (Wanita dengan depresi memiliki jumlah anak yang sama seperti yang di populasi umum.)

“Pesan utama dari studi kami adalah bahwa orang yang menderita penyakit kejiwaan sangat berkurang dalam jumlah anak yang mereka miliki, terutama bagi laki-laki,” kata peneliti Robert Power, dari Institute Psikiatri di King College London.

Para peneliti mengatakan temuan ini menjelaskan teka-teki lama dalam psikiatri: Bagaimana gen terkait dengan beberapa gangguan kesehatan mental yang bertahan dalam populasi manusia, jika orang-orang dengan gangguan cenderung memiliki anak lebih sedikit.

Mutasi baru, atau mekanisme yang belum diketahui, kemungkinan juga bekerja dalam autisme dan anoreksia, kata para peneliti dalam artikel mereka, yang diterbitkan 12 November di jurnal Archives of General Psychiatry.

Untuk penelitian ini, para peneliti mengumpulkan data tentang orang yang lahir di Swedia antara tahun 1950 dan 1970. Mereka melihat berapa banyak anak yang dimiliki orang, dan mendiagnosis kondisi kesehatan mental mereka. Para peneliti juga melihat jumlah anak yang lahir dari saudara kandung dari orang-orang dengan kondisi kesehatan mental.

“Kami mungkin bisa mencari tahu mengapa beberapa orang, yang secara genetik mengalami gangguan mental cenderung untuk memiliki keturunan yang lebih sedikit.”

 

Artikel Kesehatan

 

About The Author

Reply