Artikel Unik dan Aneh – Benarkah Bulan Purnama Memicu Penyakit Jiwa?

 

Selama ini beredar mitos bahwa bulan purnama menjadi salah satu pemicu sakit jiwa. Namun, beberapa orang beranggapan bahwa itu hanyalah sebuah mitos yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah.

Beberapa peneliti baru-baru ini melakukan penelitian untuk membuktikan apakah mitos yang beredar tersebut benar atau salah. Mereka berusaha untuk mengkaji secara mendalam misteri di balik mitos tersebut. Bulan yang merupakan objek yang paling misterius dan menjadi satu-satunya satelit Bumi telah menarik para peneliti tersebut dalam penelitian mereka.

Para peneliti tersebut, yang merupakan sekelompok peneliti dari University of Laval’s School of Psychology, melakukan penelitian untuk membuktikan bahwa terdapat hubungan antara gangguan kecemasan yang dialami oleh seseorang dengan fase-fase bulan.

Ada sekitar 771 orang yang dilibatkan dalam penelitian. Sejumlah orang tersebut masuk ke UGD ketika fase bulan purnama. Penyebab mereka masuk UGD bermacam-macam. Sebagian besar dari mereka mengalami kecemasan, sementara sebagian lainnya merasakan sakit di dada. Penyebab penyakit yang mereka alami tidak jelas dan tidak bisa dijelaskan secara medis.

Tindakan medis tetap dilakukan untuk mengatasi kecemasan yang mereka alami. Tindakan ini dilakukan dengan mengevaluasi secara psikologis apa yang menyebabkan mereka mengalami kecemasan, gangguan suasana jiwa, serangan panik, dan bahkan keinginan untuk bunuh diri. Kemudian, peneliti mencoba menganalisis apakah kunjungan yang mereka lakukan ke UGD berhubungan dengan fase bulan yang sedang berlangsung saat itu.

Hasil analisis membuktikan bahwa kecemasan dan gangguan psikologis lainnya yang dialami pasien tidak memiliki hubungan dengan fase bulan yang sedang terjadi. “Kami mengamati fase Bulan baru atau Bulan purnama tidak memiliki dampak pada masalah psikologis,” terang pimpinan peneliti Genevieve Belleville.

Hasil penelitian ini jelas membuktikan bahwa mitos yang selama ini beredar yang menyebutkan bahwa fase bulan purnama memicu sakit jiwa tidaklah benar. Namun demikian, ada beberapa catatan yang menunjukkan bahwa kunjungan pasien yang mengalami gangguan kecemasan mengalami penurunan sebesar 32 persen di fase paruh bulan atau fase-fase selain fase bulan purnama. “Hal ini mungkin merupakan kebetulan atau disebabkan faktor yang tidak kami perhitungkan,” ujar Belleville.

 

Artikel Unik dan Aneh

No related content found.

Be Sociable, Share!