Artikel Unik dan Aneh – Tikus Lumpuh Bisa Berjalan Lagi Berkat Listrik, Kimia dan Cokelat

Artikel Unik dan Aneh – Mengenakan baju robot, tikus lumpuh telah dibuat untuk berjalan lagi, menurut sebuah penelitian baru-meskipun dengan gaya, yang anehnya tegak seperti manusia dan ini dirangsang oleh goncangan listrik dan bahan kimia. Ini pertama kalinya tali tulang belakang yang terluka parah telah bangkit kembali, kata peneliti, yang menambahkan bahwa teknik ini mungkin bisa menjadi harapan bagi orang cacat.

Pertama, ilmuwan neuro, Grégoire Courtine dan timnya mematahkan punggung 27 tikus, meninggalkan beberapa jaringan utuh tetapi tidak ada koneksi-langsung dengan saraf sehingga tikus-tikus itu tidak bisa mengendalikan kaki belakang mereka.

Seminggu kemudian para peneliti menempatkan 17 dari tikus pada jenis rejimen terapi fisik dan mulai mengelola suntikan kimia dan stimulasi listrik langsung ke tali tulang belakang tikus ‘. Sepuluh tikus lainnya digunakan sebagai kelompok kontrol, yang tidak menerima pengobatan. Pelatihan fisik dimulai pada treadmill, dengan 17 tikus menggunakan baju robot yang diciptakan terutama untuk penelitian yang membuat tikus berdiri tegak tetapi tidak mendorong mereka maju. Latihan treadmill mengeksploitasi refleks tikus yang membuat berjalan dalam beberapa cara pasif, kata ilmuwan neuro Naomi Kleitman dari US National Institutes of Health (NIH).

“Bayangkan Anda tidak bisa mendapatkan sinyal dari otak ke bagian tubuh bawah yang cedera-Anda masih bisa berjalan di treadmill,” kata Kleitman, yang bukan bagian dari studi baru ini.

“Treadmill ini menyeret kaki kanan saya di belakang saya,” tambahnya. “Itu akan merangsang refleks pada kaki kiri saya yang akan membuat kaki kiri saya mengambil langkah.”

Selain terapi treadmill, tikus terlatih menerima stimulasi listrik ringan yang dirancang untuk meniru sinyal otak yang dikirimkan untuk menggerakkan kaki-dan suntikan bahan kimia yang dikenal untuk membantu sel-sel saraf, yang membawa sinyal tersebut, untuk lebih berkomunikasi. Setelah tiga minggu pelatihan treadmill, 10 dari 17 tikus didorong untuk mengambil langkah-langkah pada semacam landasan kecil meskipun masih tergantung pada alat-alat tersebut.

Dalam beberapa minggu lagi dan dengan insentif sedikit cokelat di akhir kursus-tikus akan “berlari” naik tangga, kata Courtine dalam sebuah pernyataan.

Meskipun tikus masih belum bisa berjalan tanpa bantuan, mereka telah mengalami pertumbuhan kembali serabut saraf tulang belakang yang “hampir lengkap”, membangun kembali koneksi terputus antara otak dan paha, kata penelitian tersebut. Efeknya terlihat hanya tikus yang telah menjalani pelatihan yang solid yang bisa berhasil berjalan.

Semoga penelitian ini bias dikembangkan dan diterapkan pada manusia penyandang kelumpuhan karena cacat tulang belakang.

 

 

Artikel Unik dan Aneh

About The Author

Reply