Astronomi – Alasan Bintang Terlihat Berkedip

 

Astronomi – Anda pasti sering melihat jika di malam hari terdapat banyak bintang di langit yang terlihat berkedip. Padahal, jika ditilik lebih lanjut, bintang sebenarnya memiliki energi yang relatif stabil setiap saatnya. Jadi ketika bintang tampak berkedip, hal itu lantaran bumi mempunyai atmosfer yang ketika cahaya bintang melewati atmosfer, maka cahaya tersebut akan dibelokkan oleh lapisan udara yang bergerak. Sehingga posisi bintang pun bergerak.

Namun karena mata tidak mampu mendeteksi perubahan posisi yang sangat kecil, maka manusia melihat bintang seperti berkedip. Gerakan semu tersebut muncul lantaran ada pembiasan atau refraksi sehingga terlihat seolah-olah  bintang berkedip, padahal sebenarnya benda itu bergerak. Lebih detail, lapisan udara yang ada di atmosfer memiliki temperatur yang berbeda sehingga lapisan udara tersebut bergerak dan menciptakan turbulensi. Peristiwa turbulensi menyebabkan permukaan tidak tenang sehingga posisi bintang berpindah-pindah. Kepindahan bintang tersebut itulah yang tampak oleh mata manusia sebagai kedipan.

Hal ini juga yang membedakan planet dengan bintang karena planet tidak terlihat berkedip. Menurut penjelasan para ahli, bintang selalu terlihat seperti titik cahaya, sebesar apapun ukurannya serta sedekat apapun jaraknya. Jadi meskipun Anda melihat bintang dengan teleskop manapun dan apapun, maka akan melihat bintang yang berbentuk titik cahaya. Sementara itu, planet yang mungkin memiliki ukuran yang lebih kecil dari bintang, tetap terlihat seperti piringan. Hal ini dikarenakan jarak planet dengan bumi yang lebih dekat.

Dengan ukurannya yang lebih besar berupa piringan, maka turbulensi atmosfer ini tidak berpengaruh nyata dibanding berkas cahaya pada planet. Dengan demikian, planet tidak akan terlihat berkedip jika dilihat dari Bumi. Meskipun demikian, ada kemungkinan planet berkedip saat memiliki turbulensi yang sangat kuat di atmosfer atau ketika planet ada di dekat horison. Saat planet berada di dekat horison, maka hal ini terjadi ketika matahari sebelum tenggelam atau setelah terbit. Saat kondisi inilah, berkas cahaya melewati atmosfer lebih tebal. Sehingga Anda bisa melihat planet berkedip. Namun hal ini jarang terjadi. Oleh karenanya, yang terlihat lebih sering berkedip adalah bintang.

 

Astronomi

Be Sociable, Share!