Banjir di Jakarta – Plaza UOB Buang Air Banjir ke Kampung, Warga Protes

Warga Kampung Baturaja, Kecamatan Kebon Melati, Tanah Abang, melakukan protes kepada pihak pengelola gedung Plaza UOB Thamrin lantaran membuat air banjir ke kampung mereka. Sabtu Malam, Sejumlah warga mendatangi gedung dan meminta pihak pengelola bertanggung jawab atas hal tersebut.

“Ini kali pertama kami kemasukan air sampai 50 sentimeter, karena pihak Gedung UOB membuang air banjir ke kampung kami,” ungkap Audi Muhammad Salim, salah satu warga saat mendatangi gedung UEB Jakarta (19/1).

Disebutkan Audi, warga menuntut pihak Gedung UOB untuk bertanggung jawab atas hal ini, setidaknya menyediakan posko bantuan. Diketahui ada tiga rukun warga (RW) yang terkena dampak pembuangan air banjir ini, yaitu RW 1, RW 3 dan RW 7. Air tersebut dibuang pihak UOB dari basement gedung.

Sejak Jumat, sejumlah perwakilan warga sudah mulai mendatangi gedung Plaza UOB. Namun upaya mereka untuk meminta pertanggungjawaban dan bantuan tidak menemui hasil apapun.

“Yang kami minta hanya bantuan, setidaknya air bersih, atau nasi bungkus untuk warga, ini bentuk pertanggungjawaban, ungkap Audi.

Pembuangan air banjir yang dilakukan pihak Gedung UOB membuat Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pemadaman listrik di pemukiman tersebut sehingga merugikan warga.

“Yang lain sudah nyala, tapi kami masih menunggu lama dan lampu mati. Kami sudah menghubungi PLN, dan katannya menunggu UOB kering,” keluh Audi.

Sebelumnya Sabtu siang pukul 15.00 WIB di Plaza UOB, ditemukan korban meninggal Hardian Eko Eristya (28), diketahui adalah seorang petugas cleaning service di Thamrin Nine, kompleks perkantoran yang mencakup UOB Plaza.

Pria yang kerap disapa Eris dikabarkan meninggal karena terjebak banjir di gedung tersebut. Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo terlebih dulu, sebelum dibawa ke rumah duka di Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Sementara itu hingga Sabtu malam, warga belum juga dapat menemui pihak Gedung. Puluhan petugas kepolisian terlihat berjaga-jaga di kawasan gedung, termasuk para petugas berpakaian preman.

 

 

Banjir di Jakarta

About The Author

Reply