Bentrok Saat Pembagian Bantuan di Afghanistan, 2 Polisi dan 4 Warga Tewas

Bentrok Saat Pembagian Bantuan di Afghanistan, 2 Polisi dan 4 Warga Tewas – Peristiwa bentrokan yang berujung kematian terjadi di pusat provinsi Ghor, Afghanistan ketika acara bagi-bagi bantuan bahan makanan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Akibat bentrokan itu, ada 2 petugas dari kepolisian dan 4 warga yang meninggal dunia.

Berdasarkan laporan yang diperoleh pada Minggu (10/5/2020), ada ratusan warga yang sedang berkumpul di luar kantor Gubernur Provinsi Firozkoh. Hal itu terjadi karena pada saat itu Kelompok Qatari tengah membagikan bantuan bahan makanan kepada masyarakat yang kini tengah terdampak wabah virus corona.

Akan tetapi, ada sejumlah orang yang sedang mengantri tiba-tiba protes usai menerima bantuan itu. Mereka merasa bahwa bantuan yang diberikan kepada mereka itu tidak adil.

Wakil Kepala Dewan Provinsi Ghor, Abdul Rahman Akshan saat dihubungi mengatakan bahwa mereka merasa adanya pemberian bantuan bahan makanan yang tidak adil terhadap keluarga miskin.

Abdul Rahman menyebut para masyarakat yang protes itu kemudian berupaya untuk masuk ke dalam kantor gubernur. Akan tetapi, aksi mereka itu dihadang oleh pihak kepolisian hingga terjadilah bentrokan itu.

Para pejabat terkait pun menyalahkan para demonstran atas aksi kekerasan yang telah mereka lakukan hingga mengakibatkan enam orang tewas.

Juru bicara pemerintah provinsi, Aref Haber mengatakan bahwa para demonstran itu melakukan aksi kekerasan dengan menembaki petugas kepolisian.

Aref Haber menambahkan akibat peristiwa itu, ada empat warga sipil, termasuk satu orang karyawan radio lokal dan dua petugas polisi yang meninggal dunia.

Aref Haber menyebut selain enam korban itu, juga ada sebanyak 19 orang yang mengalami luka-luka akibat peristiwa mengerikan itu. Dia mengatakan para demonstran juga memukuli petugas keamanan, dan proses penyelidikan terkait insiden itu tengah berlangsung.

Disisi lain, Kementerian Dalam Negeri Afghanistan juga memberikan konfirmasi atas kejadian yang telah menewaskan sejumlah orang itu. Dia mengatakan bahwa saat itu ada sejumlah pria dengan bersenjata ilegal masuk ke dalam gerombolan masyarakat yang tengah mengantre bantuan makanan dan menembaki gedung pemerintah.

Salah satu pihak Kementerian mengatakan ada beberapa pria dengan bersenjata ilegal masuk ke dalam gerombolan masyarakat dan menyerang gedung pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *