Berita Artis Dunia – Miss Ekuador Meninggal Dunia Karena Sedot Lemak

Ratu kecantikan Ekuador yang bernama Catherine Cando, di mana dirinya berhasil mendapatkan kemenangan di dalam kontes kecantikan yang bertajuk Queen of Duran di Ekuador. Kini mengejutkan, kabar duka datang dari sang model yang kini berusia 19 tahun tersebut. Dirinya sudah menghabiskan nafas terakhirnya pada saat menjalani proses sedot lemak.

Dirinya yang sudah berhasil dapatkan menjadi ratu pada bulan Oktober lalu. Akan tetapi yang membuatnya mendapatkan ajal tersebut karena Catherine Cando menjalani dari program sedot lemak menjadi suatu hadiah dari kontes kecantikan yang sudah diikutinya.

Catherine sendiri sudah sempat untuk menunda menjalani sedot lemak. Dirinya yang merasa masih belum membutuhkan perawatan tersebut. Kepada media local dirinya menyebutkan kalau turunkan berat badanya dengan cara berolahraga.

Akan tetapi, sepertinya banyak orang yang menuntut kepada Catherine Cando untuk segera jalani prosedur kecantikan itu. Hal tersebut sudah di ungkapkan langsung dari Daniel Zavala, kakak Catherine.

“Sebelum dirinya menjalankan operasi, dirinya mendapatkan telepon dari ahli bedah untuk bisa membujuk dan jalani sedot lemak. Setelah itu dirinya mengatakan tidak ingin jalani,” ujar darinya yang disebutkan kepada ke media Daily Mail, Jumat untuk hari ini (18/1/15).

Akan tetapi dengan banyaknya orang memberikan bujukan, membuat dari Catherine menjadi luluh.

“Ia yang langsung jawab setuju untuk jalankan operasi hanya berada di belakang tubuhnya,” terang dari Zavala menjelaskan.

Seperti anggapan dari harian Ekuador, bernama El Telegrafo, Catherine telah memutuskan untuk menjalani adanya program sedot lemak berada di sebuah klinik untuk beberapa hari yang lalu. Dia langsung menghembuskan nafas terakhir berada di ruang operasi.

Tentang penyebab dari kematian Catherine beredar dalam beberapa bentuk berita. Seperti ungkapan kuasa hukumnya, Carlos Reyes Izquierdo, dirinya sudah menjelaskan kalau Catherine telah meninggal karene edema otak.

“Akan tetapi berasal dari staf klinik memberikan pernyataan dirinya sudah meninggal karena serangan jantung,” tegasnya.

About The Author