Berita Artis Indonesia – Andrea Hirata Cari Keadilan Atas Tudingan yang Ditujukan Kepadanya

Penulis Andrea Hirata mencari keadilan atas tudingan yang ditujukan kepada dirinya. Ia memutuskan untuk mencari keadilan atas tudingan yang menurutnya tidak benar. Tudingan yang disampaikan Damar Juniarto melalui tulisannya di Kompasiana dianggap telah memberikan kesan yang keliru atas upaya Andrea untuk mengenalkan karya buku Indonesia kepada dunia.

Pada 13 Februari 2013 lalu Damar Juniarto menuliskan sebuah artikel yang berjudul ‘Pengakuan Internasional Laskar Pelangi : Antara Klaim Andrea Hirata dan Faktanya’. Dalam artikelnya Damar menuding bahwa Laskar Pelangi edisi Amerika sesungguhnya dierbitkan oleh Sarah Crichon Books bukan oleh Farrar Straus Giroux (FSG), New York. Padahal selama ini dikatakan Andrea bahwa Laskar Pelangi edisi Amerika diterbitkan oleh FSG dan tidak menyebut Sarah Crichton Books.

Andrea Hirata merasa terzalimi atas kesan yang disebarkan Damar bahwa FSG hanya menerbitkan buku sastra kelas tinggi sehingga Laskar Pelangi dinilai tidak pantas. Laskar Pelangi disebutkan Damar diterbitkan Sarah Crichton Books yang dinilai Damar hanya sebuah penerbit komersil bukan karya penulis yang dikenal. “Tudingan tersebut tidak hanya membuat saya terzalimi karena pembaca akan menuduh saya melakukan kebohongan publik. Namun Damar Juniarto juga telah melecehkan Sarah Crichton Books dan begitu banyak penulis bermutu yang telah diterbitkan Sarah Crichton Books,”urai Andrea.

Dalam kesempatan tersebut, Andrea juga berpendapat bahwa Damar memiliki pengetahuan yang kurang memadai tentang sistem penerbitan buku internasional. Hal inilah yang menurut Andrea membuat Damar keliru memahami makna imprint. “Kenyataannya, saya tidak mempunyai kontrak penerbitan dengan Sarah Crichton Books. Kontrak penerbitan saya (author contract) hanya dengan FSG. FSG-lah penerbit Laskar Pelangi edisi Amerika,”ujarnya.

Sedangkan Sarah Crichton disebutkan Andrea sebagai editornya. Kontribusi Sarah Crichton Books dalam penyuntingan itulah kemudian Sarah Crichton Books memperoleh honor imprint untuk dicantumkan sebagai penerbit dengan nama berdampingan dengan nama FSG di beberapa publikasi Laskar Pelangi. “Saya tidak boleh menyebut Sarah Crichton Books sebagai penerbit buku saya karena memang bukan,”katanya. Andrea Hirata sendiri telah menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai penasihat hukumnya.

 

Berita Artis Indonesia

About The Author

Reply