Berita Artis Indonesia – Julia Perez Menangis, Berat Badannya Naik 6 Kg

Menjadi kaum hawa yang  berstatus mengadu nasib karirnya di dunia entertaiment seperti Julia Perez atau Jupe yang di perlukan untuk bisa memperhatikan dari penampilannya saat ini. Menjadi sangat kaget jika memang berat badan  yang sudah di punyai Jupe melar sampai dirinya  bersedih dan menitikan air mata.

“Kemarin saya menangis, sampai-sampai sedih sekali. Karena ingin bisa memakai celana pendek kesukaannya yang setelah di pakai ternyata ada selulit. Ini adalah fakta adanya, di saat itu memang sangat menangis saya,” tegasnya,” ujar dari Jupe yang sudah di temui di saat dirinya menjadi host akan acara I love Chelsea.

Dirinya yang juga telah memberikan suatu keluhan kalau ukuran dari celananya yang saat ini terasa tidak nyaman begitupun dair baju-bajunya. Semua itu yang sudah di ketahui  karena berat badannya yang sudah naik yang besarnya adalah 6 kilo gram. Dengan berat badan yang sangat drastis naiknya tersebut yang bisa memberikan suatu hambatan untuk Jupe dalam menjalani suatu karirnya saat ini. Seperti contohnya kalau dirinya di berikan suatu peran untuk berlari pada suatu film yang sudah di bintanginya dirinya merasa sangat terengah-engah kecapekan.

“Ukuran dari paha saya yang saat ini sudah sangat gede banget di tambah dari celana dan baju yang saat ini tidak pas di  pakai. Kesempitan rasanya, enggak enak sekali di kenakan. Seperti pada saat ada adegan lari kemarin saya merasa sangat ngos-ngosan. Saya harus bisa kembali lagi ke 48 kilo lagi,” ujar dari sang bintang seksi yang dahulu sangat dekat dengan pesepak bola Gaston Castano.

Sudah di ketahui kalau berbagai cara yang sudah dia coba. Dari bulan puasa yang menjadi suatu momen yang baik untuk diet baginya, dirinya yang juga sesekali melakukan olah raga yang di harapkan untuk bisa bugar kembali lagi.

“Sudah saya lakukan olah raga, lari pun sudah sesering mungkin akan bisa di rutinkan lagi. Agar saya bisa terlihat kenceng dong, masa kurusan saja nih,” ujarnya yang sudah tinggalkan para wartawan.

 

 

 

 

About The Author

Reply