Berita Artis Masalah – Asmirandah Ajukan Pernikahannya di Batalkan

Dari adanya berita akan pernikahan Asmirandah dengan Jonas Rivanto memang sudah berhasil untuk di langsungkan pada tanggal 17 Oktober lalu. Namun setelah pernikahan yaang berhasil di gelar tersebut akhirnya menimbulkan adanya kontroversial. Bentuk kotroversial yang sudah di lakukan oleh mereka adalah, Jonas dan Asmirandah membantah dari pernikahannya tersebut. Dari Jonas yang juga memberikan penjelasan kalau dirinya memang masih belum mualaf.

Namun yang sudah terjadi ketika dari pernikahan mereka yang memang sangar menghebohkan tersebut, akhirnya dari mereka memberikan pengakuan sendiri.

Setelah dari Asmirandah memberikan suatu ungkapan pernyataan di beberapa saat lalu, sang wanita cantik tersebut kembali datang lagi. Untuk kali ini dirinya membawakan kabar yang sangat mengejutkan sekali. Dengan sangat diam-diam, pesinetron ini memberikan pengajuan permohonan dari pembatalan ke Pengadilan Agama Depok.

Setelah berhasil untuk di benarkan oleh Humas Pengadilan Agama yang ada di Depok bernama Suryadi, tanggal 25 November 2013 lalu. seperti dari anggapan Humas tersebut permohonan tersebut yang memang sudah tercatat dengan nomor perkara 2390/pdt.g/2013/PA/dpk, yang tertanggal dari 7 November 2013.

“Kami sendiri yang sudah memberikan konfirmasi , telah masuk dalam suatu permohonan pembatalan pernikahan tersebut, di mana dari itu di ajukan oleh sang pihak wanita, Asmirandah,” ujar dari Suryadi memberikan keterangan.

Seperti yang sudah di jelaskan oleh Suryadi dalam mengajukan adanya permohonan pembatalan pernikahan tersebut. Seperti dari pihak Asmirandah yang kini di wakili oleh sang kuasa hukumnya.

Sepertinya yang memang di jelaskan oleh Suryadi kalau Pengadilan Agama tidak hanya mengurusi akan perkara cerai saja. Jadi bisa juga untuk mengurusi pembatalan pernikahan seperti dari kasus sang selebriti itu.

“Tugas dari Pengadilan Agama yang tidak hanya untuk perkara perceraian saja, bisa juga dari salah satunya untuk pembatalan perkawinan,” tuturnya memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Hal ini sudah ada pasalnya, yaitu pasal 23 sampai 28 UU no 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan, di dalam pasal tersebut di jelaskan bagaimana cara untuk bisa membatalkan pernikahan itu,” tegasnya.

About The Author

Reply