Berita Astronomi – Keluarkan Dana Banyak Hanya Untuk Lihat Alien

Yuri Milner yang kini telah di ketahui adalah seorang miliarder di kabarkan kalau dirinya sangat berambisi untuk mendengarkan suara alien. Dirinya sanga rela untuk berinvestasi cukup besar di dalam mewujudkan impiannya yang sangat muluk itu. Yuri Milter menegaskan kalau itu kemungkinan membutuhkan waktu selama bertahun-tahun sebelum bisa dengarkan suara alien itu. Dirinya sudah berjanji akan mengeluarkan dana sebsar US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,3 triliun untuk bisa mengoperasikan teleskop radio dalam mencari adanya kehidupan berada di luar bumi.

Berada di dalam acara Vanity Fair New Establishment Summit, dirinya yang menyebutkan mendapatkan dukungan dari para ilmuwan berasal dari SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence Research Center) yang berada di Berkeley.

“Nantinya kami tidak akan mengirimkan sinyal apapun ke manapun,” terang dari Milner menyebutkan.

“Kami yang nantinya hanya bisa berada di dalam mode mendengarkan,” ujar dari dirinya lagi.

Milner sendiri bukan menjadi salah satunya miliarder yang sangat tertarik dengan kehidupan antariksa di luar angkasa. Kabar yang terbaru, CEO Facebook seperti Mark Zuckerberg nantinya akan memancarkan sinyal internet melalui satelit untuk daerah terpencil berada di Afrika.

Donas yang sudah di lakukan oleh Milner nantinya akan bisa memberikan dana kepada SETI dalam kurun waktu 10 tahun, juga memungkinkan kepada para ilmuwan agar bisa menyewa adanya teleskop terbesar di dunia untuk bisa mengamati sekitaran satu miliar bintang di dalam banyaknya galaksi yang ada di antariksa sana.

“Dari kami hanya memfokuskan pertanyaan eksistensi yang lebih besar yang tidak di danai berasal dari orang lain,” ujar dari Milner lagi.

Milner sangat ambisisus karena mendapatkan inspirasi dari kosmonot Rusia yang berna Yuri Gagarin yang menjadi orang yang pertama kali ke luar angkasa. Inspirasi yang lain datang dari Carl Sagan dan Isaac Asimov.

Sedangkan dari Chairman SETI, Frank Drake saat ini sudah mencari keberadaan alien semenjak awal 1960. Walaupun masih belum ditemukan, dirinya masih tetap optimis.

About The Author