Berita Astronomi – Pesawat NASA Telah Meledak

 

Dari adanya pesawatn antariksa tanpa awak buatan dari NASA, bernama Cygnus di kabarkan telah meledak beberapa detik setelah berhasil untuk meluncur di Virginia untuk bisa mengirimkan perbekalan menuju ke stasiun Antariksa Internasional (ISS), untuk hari kemarin Selasa (28/10/14).

Seperti yang sudah di kabarkan oleh  media Reuters, untuk pagi ini pesawat antariksa yang sudah di bangun dan bisa diluncurkan oleh Orbital Sciences Corp itu telah meldak pada jam 18.22 waktu setempat. Adanya otoritas NASA bisa mengatakan tidak adanya korban berada di dalam insiden tersebut.

Berasal dari juru bicara NASA bernama Dan Huot, menyebutkan enam kru yang berada di ISS kini sudah di informasikan tentang pertama semenjak NASA menggunakan  operator penerbangan roket swasta.

Pada saat itu memang ada dua astronot dari NASA, satu berasal dari Badan Antariksa Eropa dan tiga kosmonot Rusia yang berada di ISS. William Gerstenmair berasal dari pihak NASA yang sudah mengatakan tidak ada  suatu  muatan penting yang gagal di kirimkan dengan meledaknya pesawat Cygnus tersebut.

Roket kargo Rusia yang akan bisa di luncurkan  dari Kazakhstan juga memang sudah di sebutkan kalau akan tiba di ISS, untuk hari Rabu  (29/10/14) sehingga dari meledaknya Cygnus tersebut tidak akan bisa membuat gangguan dari para kru ISS.

Sampai saat ini masih belum jelas apa yang sudah menyebabkan  ledakan dari pesawat tersebut. Akan tetapi roket Antares yang sudah membawa pesawat Antariksa Cygnus disebut mempunyai suatu mesin modern dengan kekuatan yang lebih besar lagi.

Dari juru bicara Orbital Sciences, bernama Mike Pinkston menyebutkan kalau roket tersebut membawa suatu perlawatan kriptografi, maka dari itu harus bisa dilakukan perlakuan khusus untuk bisa mengamankan area di sekitar lokasi dari pecahan roket itu.

Orbita Sciences menjadi salah satu dari dua perusahaan yang sudah di sewa oleh NASA untuk bisa mengirimkan kargo ISS. Insiden yang terjadi untuk hari Selasa kemarin, semestinya menjadi peluncuran ketiga dari delapan misi yang sudah di atur dalam kontrak yang nilainya $1,9 miliar atau sekitar Rp 23 triliun dengan NASA.

activate javascript

Be Sociable, Share!