Berita Balap Formula – Kemajuan Keadaan Schumacher

Sudah beberapa waktu ini tidak lagi terkabar adanya suatu kondisi sang legendaris dari balap Formula 1, yaitu Micheal Schumacher. Bisa di ketahui kalau kondisi dari Michael Schumacher yang sudah memperlihatkan  kini semakin membaik dan adanya suatu kemajuan yangada, setelah dirinya mengalami koma dari adanya kecelakaan pada saat bermain ski di Pegunungan Alpen, Prancis (30/12/13) yang langsung menderita sakit di akibatkan dari benturan yang keras setelah jatuh dari skinya. Dari berita yang baru menyebutkan kalau dari Schumi yang sudah bisa untuk sadarkan diri, namun balik lagi. Kadang dari dirinya yang juga berkedip. Setelah itu dirinya juga untuk bisa menanggapi dari instruksi sederhana seperit yang sudah di kabarkan dalam media Worldcarfans untuk tanggal 31 Januari yang lalu.

Kabar tersebut yang sudah di perkuat pula dari adanya media Prancis, yang bernama Frances L’Equipe yang sudah memberikan kabar kalau sang mantan juara dair F1 sebanyak tujuh kali tersebut sudah sering untuk berkedip-kedip matanya, di mana pada saat dari Dr Emmanuel Gay melakukan tes reflek saraf yang ada.

Dari berita yang lain sudah menyebutkan kalau dari manajer Michael Schumacher yang di ketahui bernama Sabine Kehm yang sudah memberikan suatu konfirmasi kalau dari para dokter yang sudah mulai untuk bisa mengurangi dari asupan obat penenang. Bahkan dari media Inggris yang seperti Sky News sudah memberikan kutipan dari adanya informasi yang berasal dari sumber masih belum bisa di sebutkan namanya kalau dari Schumi yang bisa mendengar dan melakukan instruksi sederhana.

Dari berita tersebut yang memang semakin simpang siur di saat dari Kehm yang memberikan penuturan kepada kantor berita Jerman DPA yang memang berusaha untuk memberikan konfirmasi langsung mengenai dari kabar tersebut. Kehm sendiri yang sudah sebutkan kalau dirinya tidakakan membeberkan dari cerita dan  juga proses apapun. Bahkan dari ahli bedah saraf yang khusus untuk tangani Schumi, bernama Stephan Chabardes.

About The Author

Reply