Berita Bali Nine – Australia Mempunyai Hutang Ke Pemprov DKI Jakarta

 

Seperti dari kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah DKI Jakarta yang bernama Heru Budi Hartono yang memberikan suatu pengungkapan, dari pemerintah Australia yang mempunyai utang besarnya adalah Rp 30 Milyar kepada pemprov DKI Jakarta.

Heru sendiri memberikan ungkapan kalau hutang tersebut adalah denda adanya surat persetujuan Prinsip Pembebasan Lahan (SP3L) itu disebabkan karena adanya pembebasan lahan untuk pembangunan gedung baru seperti dari Kedutaan Besar Australia yang dimana letaknya berada di Jalan Rasuna Said, bilangan Kuninga, Jaksel.

“Jadi gini cerita aslinya adalah dari Australia yang mempunyai kantor kedutaan dan ingin bisa memperluas bangunan tersebut harus bisa menggunakan SP3l. Disebabkan karena kalau tidak menggunakan SP3L maka akan mendapatkan denda,” ujar dari Heru yang disebutkan pada saat dihubungi wartawan melalui seluler untuk hari Rabu (29/4/15).

Heru menambahkan, adanya denda tersebut yang telah di dapatkan berasal dari Kedutaan Besar Austraia karena memang telah memperluas adanya area kedutaan. Hal ini disebabkan tanah untuk digunakan memperluas tersebut adalah tanah milik dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

“Yang seharusnya dari Australia bisa memberikan penghargaan kepada aturan yang ada. Tagihan yang sudah ada semenjak tahun 2012, akan tetapi sampai saat ini hutang tersebut masih belum di bayarkan, kira-kira menghabiskan sebesar Rp 30 miliyar,” terang dari Budi memberikan penjelasan lagi.

Tony Abbott, yang menjadi perdana menteri Australia telah menarik adanya duta besar Australia yang berada di Indonesia, Paul Grigson. Hal tersebut yang menyusul dari adanya eksekusi mati terhadap terpidana mati yang merupakan warga dari Australia. Dimana seperti duo Bali Nine yaitu Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Mereka sudah di hukum mati berada di beberapa hari yang lalu di Nusakambangan.

Tonny Abbott yang sebelumnya memberikan sindiran adanya sumbangan untuk korban tsunami Aceh berada di 10 tahun yang lalu, menyusul adanya sikap dari presiden Jokowi yang tetap melakukan eksekusi mati kedua warganya tersebut. Dari para masyarakat yang merasa geram dengan aksi dari Abbott tersebut, mereka banyak yang menggalang untuk mengumpulkan koin untuk di kembalikan sumbangan tsunami itu.

Be Sociable, Share!