Berita Baru Nasional – Virus MERS, Bukan Salah Unta

Kabar baru yang harus bisa di mengerti dari banyak orang, tentang dari penyebaran yang ada dari virus berbahaya terbaru, namanya adalah Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV). Bisa di ketahui kalau virus MERS ini sampai saat ini masih belum bisa di temukan apa vaksinya untuk bisa mengatasinya.

Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) yang sudah melakukan diskusi rapat koordinasi tingkat menteri bersama dengan , Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Agama, Menteri KesehatanBNP2TKI dan berada di Jakarta, untuk di hari ini Senin 5 Mei 2014.

Seperti anggapan dari Menkokesra yang bernama Agung Laksono yang menyebutkan kalau rakor tersebut sudah memberikan bahasan terlebih dini mengenenai MERS tersebut agar tidak terjadi kesimpang siuran berada di kalangan masyarakat. Karena banyak masyarakat sampai saat ini masih cemas dengan adanya virus tersebut.

“Kasusnya memang sudah cukup banyak, korban yang di sebabkan virus MERS sampai meninggal kini sudah banyak. Negara kita yang masih berhubungan dengan Middle East, seperti dari negara Saudi Arabia. Di kirakan sebanyak 1,2 juta hidup berada di sana untuk merantau. Di setiap tahun, dan di setiap bulan, kita yang sudah mengirimkan sebanyak  ratusan jamaah haji dan umroh. Kami yang akan bertanggung jawab dan harus bisa melindungi dari warga kita yang berada di sana,” ujar dari Agung yang ada di dalam konferensi kantornya.

Mengutip dari adanya catatan dari WHO, Agung Laksono yang sebutkan kalau Mers sudah menulari dari sedikitnya 261 orang yang sudah meninggal dunia sebanyak 93 jiwa semenjak di tahun 2012 yang lalu sampai dengan bulan April ini. Dirinya yang catatkan sebagian besar mereka yang sudah tertular setelah melakukan kontak dengan hewan unta yang berada di Timur Tengah.

“Penyebaran yang berada di luar negara Timur Tengah terjadi di sebabkan penanganan pasien tanpa menggunakan alat pelindung diri dan langsung bisa menular dengan orang yang sudah terjangkit,” tegasnya.

About The Author