Berita Baru Teknologi – Penyaringan Vine Untuk Video Porn

Seperti dari adanya aplikasi berbagi video yang sudah berhasil dibesut dari sang social media terkenal seperti dari twitter, Vine sudah memberikan larangan akan semua konten yang mempunyai suatu tampilan porno atau pornografi dalam aplikasi tersebut. Seperti dari adanya aturan tersebut yang sudah di sebutkan segera di berlalukan dalam waktu yang dekat ini, seperti  yang sudah di kabarkan dari media BBC, untuk hari Senin (10/3/14).

Semenjak untuk bisa di luncurkan di bulan Januari yang lalu untuk tahun 2013 yang lalu, aplikasi yang memang mempunyai suatu kegunaan untuk di berbagai video tersebut yang memang sudah mendapatkan banyak kecaman lantaran dirinya tidak bisa untuk berhati-hati seperti di saat ini.

Video ini yang sudah berhasil untuk di hapuskan oleh twitter dan dari twitter  telah meminta maaf atas dari semua kesalahan tersebut termasuk dari aturan batasan umur minimal dari pengguna Vine yang memang sangat beresiko. Bisa di sebutkan kalau pengguna dari Vine harus bisa berusia minimal 12 sampai dengan 17 tahun meningkat untuk AppStore Apple.

“Kami sendiri yang sudah menemukan dari presentasi kecil video yang tidak akan pantas untuk  dari komunitas kami,” ujar dari Vine yang sudah di nyatakan dalam blog pribadinya.

Berangkat dari adanya kasus tersebut Vine sendiri yang sudah memberikan suatu penolakan atas adanya konten yang memang berbau sangat seksual bisa juga adanya suatu aksi porno dan gambar porno pada App Store Apple.

Vine sendiri yang sudah memberikan notifikasi kepada para pengguna untuk menggunakan dari akun supaya memberikan informasi yang memang di anggap masih terlarang tersebut. Aplikasi ini yang juga  telah meminta kepada para pengguna untuk bisa hapuskan material konten yang berbau seksual dan harus bisa menaati dari aturan terbarunya.

Vine yang sudah memberikan kepastian dari layanan tersebut tidak akan berubah dengan aturan yang seperti ini. Seperti dari banyak pengguna yang masih belum menghasilkan seperti yang diharapkan.

About The Author

Reply