Berita Bisnis dan Ekonomi – 2013: Produk China Diprediksi Banjiri Indonesia

 

Dunia perekonomian Indonesia pada 2013 mendatang diprediksi akan dibanjiri oleh produk-produk dari Negeri Tirai Bambu, China. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan. Menurut Gita, membanjirnya produk-produk China tersebut di Indonesia akibat belum pulihnya kondisi perekonomian Eropa dan Amerika Serikat (AS) pasca krisis ekonomi global.

Akibatnya China kemudian harus mengalihkan pasar produk-produk mereka ke negara-negara yang kondisi ekonominya stabil dan terus tumbuh seperti Indonesia. Selama ini China tergantung pada pasar Amerika dan Eropa padahal mereka memiliki kapasitas produksi yang sangat besar. Itulah sebabnya China kemudian mencari alternatif pasar-pasar baru. Apalagi Indonesia juga memiliki tingkat konsumsi yang tinggi sehingga dinilai sangat menggiurkan untuk dijadikan pasar produksi mereka.

Gita menegaskan tingginya impor barang dari China perlu disiasati bukan dengan menyetop produk impor namun dengan memperkuat produsen dalam negeri. Karena menghentikan impor nantinya hanya akan mengganggu hubungan dagang antara Indonesia dan China. “Saat ini sudah mulai terlihat subtitusi impor yang sudah terlihat perbedaan permintaannya. Impor produk jadi tidak tinggi sementara kenaikan impor produk penolong justru lebih menonjol,”jelasnya.

Meskipun begitu dalam waktu dekat ini Kementarian Perdagangan akan mengeluarkan sebuah peraturan terkait impor telepon seluler, PC tablet dan laptop. Hal ini diungkap wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi. Aturan yang akan dikeluarkan tersebut meliputi ketentuan label, petunjuk penggunaan dan garansi barang impor. Dalam peraturan tersebut nantinya produk-produk tersebut diwajibkan untuk mengikuti prosedur yang ditetapkan. Bayu menegaskan hal tersebut dilakukan untuk melindungi konsumen dan para pelaku usaha agar mereka dapat melakukan perdagangan dengan cara yang benar.

Selain itu dalam peraturan tersebut produsen produk-produk impor juga harus mempunyai dan menyediakan suku cadang atau spare part serta customer service di Indonesia. Saat ini impor dengan jumlah barang yang beredar di Indonesia sudah sangat banyak sehingga perangkat penunjangnya juga harus ada. Itulah sebabnya meskipun banyak produk China yang akan membajiri Indonesia namun impor barang tidak perlu dihentikan hanya perlu meningkatkan aturan mengenai impor barang dan meningkatkan produksi produk dalam negeri.

 

 

Berita Bisnis dan Ekonomi

Be Sociable, Share!