Berita Bisnis Ekonomi – Jika Jokowi Presidennya, Rupiah Bisa Semakin Menguat

Dari sikap optimis yang di ketahui dari pelaku pasar keuangan terhadap ekonomi Indonesia kini akan semakin tinggi setelah dari Mahkamah Konstitusi sudah memberikan penolakan kepada gugatan Capres Prabowo Subianto, karena dari Joko Widodo yang akan bisa menjadi presiden Republik Indonesia untuk periode berikutnya.

Ekonomi yang sudah di nilai bisa semakin membaik dengan adanya presiden baru yang nantinya akan bisa memimpin Indonesia untuk lima tahun ke depan nanti. Imbasnya nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat akan bisa semakin menguat lagi.

Sekretaris Jenderal Komunikasi CSA yang juga menjadi Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, telah memberikan suatu prediksi kalau dollar AS (USD) akan bisa berada di dalam kisaran Rp. 10.950 untuk akhir tahun ini.

“Rupiah tersebut yang nantinya akan bisa di harapkan untuk berada di dalam kisaran Rp. 11.400 bisa menjadi Rp. 10.950 sampai di akhir tahun nanti,” ujar dari dirinya yang sudah di sebutkan kepada wartawan.

Walaupun demikian para investor yang masih ingin bisa mengerti perkembangan dari situasi yang ada di dalam maupun berada di luar negeri. Sentiment yang berasal dari luar yang akan bisa di pantau investor adalah masalah suku bunga yang ada di AS.

Untuk di saat ini, The FED yang menjadi bank sentral dari AS sedang melangsungkan pertemuan selama dua hari berada di Jackson Hole Wyoming. Di akhir pertemuan nanti, gubernur The Fed yang bernama Janet Yellen akan bisa mengambil adanya sikap masalah suku bunga AS yang selama ini di tahan pada pelemahan.

“Kalau sampai nantinya suku bunga naik itu pasti akan menjadi hal positif buat dolar, dan bisa menguat. Akan tetapi kalau dari dalam negeri akan memberikan suatu sentiment bagus, nantinya akan bisa mengimbangi dari penguatan yang terjadi pada dollar tersebut,” tegasnya.

Untuk di pagi tadi nilai dari tukar rupiah terhadap dolar di buka dengan menguat Rp 11.650  dari pada kemarin dengan penutupan berada di harga Rp 11.700.

Dolar AS akan bisa di tekan ke posisi terendahnya hari ini berada di di Rp 11.630.  Dan hasil ini masih menunggu tentang putusan dari Mahkamah Konstitusi akan masalah presiden.

About The Author