Berita Bola – Aston Villa Kini Di Akuisisi Oleh Pengusaha Asal Cina

 

Tim yang berlaga di Liga Primer Inggris yang dipastikan turun kasta pada musim ini, Aston Villa diberitakan memiliki pemilik baru. Tim yang diketahui pada musim 2015/16 ini mesti duduk sebagai juru kunci ini telah diakuisisi oleh penguasa yang berasal dari Cina yakni Dr Tony Jiantong Xia.

Perusahaan Recon Group yang notabene milik Xia dipastikan telah membeli 100 persen saham tim berjuluk The Villains yang sebelunya dimiliki oleh Randy Lemer. Untuk penjualan tim ini sendiri diketahui berada di angka 60 sampai 70 juta poundsterling.

Sesudah mengakuisisi Aston Villa, Xia sendiri bakal menjadi CEO tim ini yang baru. Tetapi, dia mesti menantikan persetujuan dari Football League mengenai akuisisi yang dikerjakannya.

Xia sendiri berencana ingin menghadirkan sosok Roberto Di Matteo untuk menjadi nahkoda tim ini. Tak hanya pelatih yang berasal dari Italia ini, pria ini juga menginginkan nama Nigel Pearson.

“Target yang ingin segera direalisasikan oleh Dr. Xia tentu mengembalikan tim ini ke kompetisi Liga Primer Inggris, lalu membawa Aston Villa dapat mengakhiri musim dengan menempati posisi 6 besar di Divisi Championship. Yang pasti dia juga ingin mengantarkan tim ini bisa berlaga di kompetisi Eropa.” Seperti pernyataan di website resmi tim.

“Dia juga berencana untuk menjadikan tim ini bisa menjadi tim yang paling terkenal di Cina dengan memiliki basis pendukung tim yang paling besar.”

Jelas ini menjadi misi yang tak mudah untuk Xia dan juga Aston Villa pada kompetisi musim depan nanti. Terlebih tim ini bakal mendapat jadwal yang sangat padat plus bakal membawa skuat yang dipastikan berbeda sewaktu tim ini masih berlaga di Liga Primer Inggris.

Disertai dengan kenyataan jika beberapa tim yang dipastikan terdegradasi sebelumnya dari kompetisi Liga Primer Inggris sangatlah kesulitan untuk bisa meraih satu tiket promosi kembali ke kompetisi tertinggi di Inggris.

Tak sabar untuk menantikan dengan gebrakan awal yang akan dilakukan oleh pengusaha asal Cina ini, apakah target yang dicanangkannya itu nantinya bakal dapat diwujudkan?

Be Sociable, Share!