Berita Bola – Eden Hazard pada musim kali ini masih belum maksimal

Permainan Eden Hazard pada musim kali ini masih belum maksimal mengingat semakin terjatuhnya performa dari klubnya Chelsea saat musim 2015/16.

Bertindak sebagai sang jawara bertahan, telah pesti kalau The Blues disangut pautkan menjadi salah satu paling favorit meraih gelar kembali Liga Primer Inggris saat musim ini. Tetapi, dengan begitu mengejutkan, justru mereka “tengah berusaha” buat bisa bertahan pada ajang paling tinggi di negara Inggris tersebut. Karena mereka terdepak pada posisi 16 di klasemen sementara, mengingat kalau hasil dari total tiga pertandingan kemenangan, serta dua kali seri, serta tujuh kali mendapatkan kekalahan. Mereka cuma selisih tiga poin dari sebuah zona mengerikan yaitu degradasi.

Kemudian masa depan dari Mourinho begitu dipertanyakan kalau pelatih masih perlu dipertanyakan mengingat beberapa hasil kurang baik pada beberapa bulan belakangan ini di turnamen musim kali ini. Manajer yang berkebangsaan dari Portugal tersebut sempat juga mendapatkan asa buat bangkit dari keterpurukan akan permainan Chelsea yang bisa menang dengan skor tipis 2-1 dari sang lawan Dynamo Kiev, tetapi sang juru taktik balik lagi menelan kekalahan di ajang Liga Primer, yaitu kalah dari Stoke City 1-0 di minggu kemarin.

Selanjutnya hubungan antara Hazard serta Mourinho dibicarakan kalau kurang bagus di beberapa waktu akhir ini. Karena sinyal tersebut timbul saat Chelsea memperoleh kemenangan telak 2-0 dari sang lawan Aston Villa ketika bulan Oktober tanggal 17 kemarin. Punggawa yang berkebangsaan asli dari Belgia tersebut baru berhasil masuk saat menit sudah di sekitar 83, dengan menggantikan sosok Pedro, saat kedudukan telah begitu aman. Maka dari itu, sudah dapat disimpulka kalau dirinya tengah masuk serta keluar di dalam pasukan.

Sebenarnya tim ini lumayan disegani, karena Chelsea berisikan banyak sekali pemain bintang, dari daerah pertahanan sampai penyerangan. Dan punggawa yang mereka miliki mempunyai skill yang bisa dibilang luar biasa, karena banyak dari mereka yang dipanggil tim nasional negaranya masing-masing.

About The Author