Berita Bola – Efektivitas Inggris Kembali Dipertanyakan

Timnas Inggris dipastikan nyaris bakal menorehkan sejarah dengan meraih kemenangan pada laga pembuka di gelaran EURO 2016 dari 9 kali kesempatan terakhirnya. Berawal dengan eksekusi tendangan bebas yang berhasil dituntaskan menjadi gol oleh gelandang jangkar The Three Lions yakni Eric Dier di menit 73’, mesti sirna dengan sebuah gol yang dicetak oleh pemain bertahan timnas Rusia yakni Vasili Berezutski saat memasukki injury time bakal berakhirnya laga.

Skor yang berakhir 1-1 itu diperoleh saat kedua tim ini berlaga di Stade Velodrome pada Minggu (12/6) dinihari tadi WIB, dan sudah pasti hasil ini kembali mengingatkan kita jika timnas Inggris belum berubah. Yakni pintar untuk merusak ekspektasi mereka sendiri.

Terlebih, ada sorotan yang mengarah ke pelatih timnas Inggris yakni Roy Hodgson yang diketahui kurang bagus saat melakukan pergantian pemain serta dengan tak berhasilnya untuk menahan gempuran timnas Rusia menjelang berakhirnya laga yang semestinya sangat mudah untuk ditebak.

Menyaksikan susunan pemain timnas Inggris yang diturunkan oleh Hodgson, mungkin cuma ada sosok Wayne Rooney saja yang notabene pemain berpengalaman di dalam skuatnya. Sedang untuk timnas Rusia diketahui tim ini justru kebanyakan menurunkan pemain yang memiliki pengalaman terlebih pada sektor penjaga gawang serta duet pemain pada jantung pertahanan mereka.

Asa untuk menyaksikan solidnya sektor pertahanan dari timnas Rusia yang diketahui bermain sudah hampir 1 dekade nyatanya terealisasi dengan hasil akhir namun tidak sepanjang laga. Pemain yang mengisi mistar gawang timnas Rusia yakni Igor Akinfeev yang kini berusia 30 tahun, kemudian depannya ada Sergei Ignashevich (yang berusia 36 tahun) serta Vasili Berezutski (yang akan berusia 34 tahun per 20 Juni nanti) nampak dapat ditembus oleh seluruh penggawa timnas Inggris.

Tim asuhan Roy Hodgson menerapkan skema 4-3-3 yang mengandalkan kecepatan dari sayap serta mendapatkan dukunan dari dua full back-nya, sukses mengerjakan 23 dribel dalam 31 upaya dribel yang berada di prosentase 74 persen. Namun ada catatan minor dengan skema permainan yang diusungnya, yakni dengan kesulitan untuk mencari posisi terbaik dari Rooney, kurang fleksibelnya permainan timnas Inggris serta dengan kurangnya pemain yang lebih bisa memanfaatkan tiap peluang yang tercipta.

About The Author