Berita Bola Indonesia – Kerusuhan Antar Suporter Kembali Terjadi

 

Sepakbola Indonesia ternoda kembali dengan terjadinya kerusuhan antar suporter. Diperkirakan ada puluhan orang yang terluka dengan kejadian ini saat laga antara Persegres Gresik menghadapi PS TNi.

Muncul beberapa versi mengenai kerusuhan yang terjadi pada hari Minggu (22/5) di Stadion Petrokimia Gresik lalu dalam pertandingan lanjutan ajang Torabika Soccer Championship yang diketahui berkesudahan dengan skor kacamata.

Ada yang menyebut jika seluruh pendukung PS TNI tak senang dengan aksi provokatif yang dilakukan oleh Ultrasmania saat mendukung tim kesayangannya. Tetapi, ada juga mengatakan jika pendukung PS TNI yang memulai aksi kekerasan.

Dengan kejadian itu, ada 25 pendukung Gresik United yang menderita luka-luka serta mesti dirujuk ke RS Petrokimia Gresik. Lalu ada 15 pendukung tim lainnya yang dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Seluruh pendukung tim itu hampir keseluruhan menderita bocor di kepala plus ada yang mengalami patah tulang.

Terjadinya kejadian ini ternyata juga segera ditanggapi oleh pihak manajemen PS TNI yang diketahui pendukung tim ini keseluruhan adalah tentara. Pihak tim ini meminta maaf dengan terjadinya kejadian ini serta siap untuk memasrahkan semua masalah ini ke Komisi Disiplin yang dikelola PT Gelora Trisula Semesta.

“Atas nama pendukung PS TNI, Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh pendukung Gresik United mengenai kejadian kemarin saat di Stadion Petrokimia Gresik.” papar pihak PS TNI pada wartawan.

“Aksi yang telah kami tunjukkan selaku perwakilan pihak manajemen tim adalah untuk bisa mengedukasi seluruh pendukung PS TNI supaya kejadian yang seperti ini tak akan terulang kembali nantinya.”

“Untuk sebab dan akibat dari kejadian ini berawal dengan aksi provokasi yang dilakukan oleh oknum pendukung Gresik United yang menyanyikan yel-yel rasis semisal ‘PS TNI Jancok’ kemudian ‘Aparat Keparat’ (dan ini sama dengan regulasi di bab XI Disiplin di dalam pasal 55 yang berbunyi tim tuan Rumah telah melakukan pelanggaran disiplin lantaran menyanyikan yel-yel rasis serta penghinaan untuk tim tamu).”

“Plus dengan spanduk rasis yang bertuliskan ‘Hentikan Arogansi Cops’ serta dengan pelemparan batu yang berasal dari oknum pendukung Gresik United yang akhirnya mengenai salah satu pendukung PS TNI, hingga akhirnya membuat oknum pendukung PS TNI masuk ke dalam lapangan.”

Be Sociable, Share!