Berita Bola Indonesia – Rumaropen Masih di Proses Oleh Komding PSSI

Sudah dapat kita ketahui dari kasus yang sudah menimpa pesepak bola yang berasal dari tanah air Edison Pieter Rumaropen yang sudah memberikan citra buruknya sepak bola nusantara ini. Masih ingat tentang perilaku dari Edison Pieter Rumaropen yang telah memukul dengan keras sang wasit yang sudah memberikannya kartu kuning , dan dirinya tidak terima akan keputusan wasit tersebut.

Kabar barunya saat ini Komisi Banding Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memberikan suatu ungkapan kalau akan segera urusi masalah insiden tersebut. KBPSSI akan melakukan suatu sidang  agar bisa memberikan keputusan yang pantas untuk Edison Pieter Rumaropen yang sudah melakukan tindakan tidak terpuji kepada sang wasit Muhaimin. Sidang tersebut akan di laksanakan di hari Jumat yang akan datang ini, (17/5/2013). Dari suatu penjelasan dari ketua banding PSSI yaitu Muhammad Muhdar kalau saat ini sedang mengurusi masalahn ini secara mendalam lagi.

Edison Pieter Rumaropen sudah di katakan sebelumnya kalau dirinya di jatuhi hukuman untuk skorsing dilarang bermain seumur hidup karena sudah sangat jelas kesalahannya yaitu memukul keras sang wasit Muhaimin yang bertugas menjadi pemimpin dari laga antara tim Pelita Bandung Raya melawan Persiwa Wamena dalam suatu jadwal lanjutan dari Indonesia Super League. Akhirnya pemain tersebut langsung melakukan suatu pengajuann banding dari sanksi yang sudah di terimanya tersebut yang di rasanya memang terlalu berat.

“Suatu rencana dari sidang banding tersebut sudah di putuskan akan di laksanakan di hari Jumat (17/5/2013) nanti. Berkas banding yang akan di ajukan nanti saat ini sudah di kirimkan langsung menuju ke anggota Komisi Banding PSSI lainnya. Saat ini para anggota dari Komisi Bading tersebut sudah pelajari untuk bisa di jadikan bahan untuk pengajuan banding dari Edison Pieter Rumaropen,” tangkas dari Muhdar di saat di wawancarai wartawan di Jakarta hari ini.

“Di saat ini kita memang sudah siapkan beberapa bukti pendukung yang juga dari hasil penyidik dari Komdis. Ini merupakan suatu kasus yang sangat berat sekali, bisa menciderai orang sekaligus citra dari sepak bola,” tegasnya.

 

About The Author

Reply