Berita Bola Indonesia – Top Skorer Liga 1 Indonesia, Tinggalkan Bali United

Kabar mengejutkan datang dari tim papan atas Indonesia, Bali United yang dilaporkan kini telah resmi melepas penyerang andalannya yakni Sylvano Comvalius mulai hari Jumat (24/11) ini. Dari yang dikutip baliutd.com merilis, jika tim berjuluk Serdadu Tridatu itu sebenarnya sudah melalui banyak tahap negosiasi, namun mereka tetap tak berhasil menemui kata sepakat dengan bintangnya itu.

“Yang pasti, terkait dengan keputusan kami untuk tak meneruskan kerja sama dengan Sylvano Comvalius juga sudah melalui banyak tahapan negosiasi dengannya.” papar petinggi Bali United yakni Yabes Tanuri.

“Bahkan, kami juga tak berhasil meraih kesepakatan apapun dengan (Sylvano) Comvalius.”

“Selain itu, kami pun menyadari jika di luar negeri dia sudah mulai dilirik oleh banyak tim. Tak pelak, kami bakal mendoakan yang paling apik buat masa depannya.”

“Jelas, kami bangga lantaran sesudah memperkuat Bali United. Comvalius pun sekarang meraih kesempatan untuk meneruskan karir bersama tim yang berasal dari luar negeri.”

Walau sudah dipastikan tak bakal membela tim asal Pulau Dewata itu pada tahun depan, Yabes Tanuri pun berharap jalinan silaturahmi dengan pengoleksi gol paling banyak di Liga 1 pada tahun ini bisa terus terjaga. Untuk diketahui, Comvalius sendiri menjadi sosok yang memiliki kontribusi paling besar buat Bali United dengan sumbangan 37 gol dari 34 laga di kompetisi tertinggi di Indonesia serta mengantarkan tim ini menempati posisi kedua di klasemen akhir.

Torehan golnya itu tak cuma membuatnya sebagai top skorer di Liga 1, namun dia juga berhasil mencatatkan rekor anyar sebagai pengoleksi gol paling banyak dalam 1 musim di dalam sejarah sepak bola di Indonesia.

Sangat menarik untuk menantikan kabar selanjutnya dari masa depan Comvalius. Dengan modal apik yang sudah ditorehkannya itu, bukan tak mungkin pemain yang memiliki ciri khas jenggot panjangnya ini bakal mudah untuk mendapatkan tawaran bermain di Indonesia maupun luar negeri pada musim depan nanti.

About The Author

Reply