Berita Bola Internasional – Harapan Low Soal Ozil

Nahkoda tim nasional Jerman yakni Joachim Low dikabarkan tak ingin melihat gelandang Arsenal yakni Mesut Ozil kembali membela timnya sesudah memutuskan untuk gantung sepatu.  Bahkan, pria berusia 58 tahun itu mengatakan jika karir dari mantan pemain Real Madrid ini telah berakhir.

“Menurut saya, Mesut (Ozil) telah menegaskan soal keinginannya untuk gantung sepatu serta tak berminat lagi untuk memperkuat Jerman. Saya pikir, hal ini membuatnya sudah tak memiliki kesempatan untuk berdiskusi lagi.” papar Low pada Sport Bild.

Selain itu, Low juga pernah mengontak Ozil tetapi hal tersebut justru gagal. Alhasil, dia pun merasa kecewa lantaran pemain berusia 29 tahun ini tak memaparkan soal keinginannya itu.

“Dia tak mengabari saya sebelumnya. Bahkan, saya pun terus berusaha untuk menghubunginya lewat SMS serta telepon. Namun, Mesut justru mengambil keputusannya sendiri. Untuk itu, saya mesti menerima apa yang jadi pilihannya itu.”

“Mengingat, dia sudah memperkuat Jerman sekitar 9 tahun serta kami juga sudah pasti banyak memiliki momen bersamanya. Sebagian memang tak bagus, tetapi kami lebih memiliki banyak kenangan yang apik. Bahkan, kami mampu menjuarai Piala Dunia. Mungkin, ini bakal tetap diingat selamanya.”

“Saya pun tetap menilai, jika dia merupakan sosok yang paling hebat di sini (Jerman) kurun waktu 20 sampai 30 tahun paling akhir. Terlepas dari itu, saya pun berharap nantinya kami bakal dapat berbicara lagi serta dia bakal menyampaikan soal keputusannya itu nanti.”

Dari kabar yang beredar, keputusan Ozil untuk gantung sepatu dari negaranya itu juga tak lepas dari tiga permasalahan. Yang pertama, hubungannya dengan Otoritas tertinggi di Jerman alias DFB kutan apik, lalu dia jadi korban sara serta yang terakhir adalah rumor politik.

Sangat menarik untuk mengetahui kelanjutan kabar Ozil terkait keputusannya itu. Namun, keputusann ini juga sudah pasti tak bakal membuatnya dapat bermain saat Der Panzer melakoni pertandingan pertama di UEFA Nations League kontra timnas Prancis pada hari Jumat (7/9) mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *