Berita Bola – Kevin De Bruyne Telah Menemukan Rumahnya

Gelandang serang yakni Kevin de Bruyne telah menunjukkan dirinya bukan pemain yang cengeng seperti yang disampaikan oleh mantan bosnya dulu yakni Jose Mourinho. Sekarang, pemain internasional Belgia ini semakin nyaman dengan menjadi pemain kunci di lini tengah Manchester City.

“Tim kami memang bakal terus memainkan gaya sepakbola yang menyerang serta atraktif. Untuk bisa mewujudkan hal itu, sudah pasti kami membutuhkan banyak pemain yang bagus. Dari kesemuanya, mungkin hadirnya sosok Kevin sangat sempurna untuk tim ini.” papar Pellegrini.

Pernyataan itu disampaikan oleh Pellegrini setelah tim yang ditanganinya meraih kemenangan kontra Sevilla pada bulan Oktober tahun kemarin di ajang Liga Champions. Enam bulan kemudian, sosok De Bruyne pun terus beraksi. Pemain ini sanggup menunjukkan dengan krusialnya dirinya untuk Manchester City.

Pemain berusia 24 tahun ini berhasil membuktikan kemampuannya dengan banderolnya yang sangat mahal sewaktu The Citizens merekrutnya dari Wolfsburg pada bursa transfer pemain musim panas kemarin. Bisa dikatakan transfer dari De Bruyne sendiri berhasil menjadi yang termahal nomor dua di dunia setelah transfer Angel Di Maria yang direkrut oleh Paris Saint-Germain dari Manchester United.

Terlebih, De Bruyne sendiri kini sudah masuk ke dalam rumah yang sangat besar dengan pemilik tim yang mengerti jika dirinya tak cuma akan mendapat kesenangan dari pujian saja. Dengan lingkungan yang sangat kompetitif, sewaktu bermain di Liga Primer Inggris lagi. Bos timnya yakni Manuel Pellegrini juga telah memberikannya satu tempat yang nyaman untuk dirinya.

“Situasi menjadi tak mudah untuk pemain yang mendapatkan pujian saat di depan publik lantaran menyandang status sebagai pemain bagus yang tak kunjung meraih kesempatan untuk bermain di tim inti. Oleh sebab itu, saya memutuskan untuk pergi dari Chelsea.”

Hasrat untuk bisa membuat diri sendiri puas ternyata sudah melekat di diri De Bruyne. Itu terlihat sewaktu dirinya masih sekolah. Lantaran semasa masih sekolah dia merupakan anak yang jarang terlambat untuk masuk kelas.

“Saya selalu tepat untuk sampai ke sekolah. Jika seluru pengemudi tak menjemput saya pada hari Rabu, saya bakal berangkat dengan menggunakan sepeda. JIka ada anak yang datang terlambat, maka itu bakal merusak konsentrasi satu kelas.”

About The Author