Berita Bola MU – Moyes Sakit Hati Karena Keadaan MU

Pelatih dari klub the Reds Devils Manchester United, David Moyes yang sudah  mengakui kalau merasa sangat sakit hati karena dari MU yang nyaris tidak berdaya untuk melawan dari beberapa  tim tim besar untuk musim ini.  Bisa di ketahui kalau saat ini dirinya mempunyai suatu ekspetasi yang sungguh sangat tinggi di saat dirinya putuskan untuk bisa menjadi pelatih di MU untuk awal musim ini,  dan menjadi suksesor dari Sir Alex Ferguson. David Moyes sendiri yang sudah sebutkan itu menjelang dari laga derby Manchester, untuk bisa di selenggarakan untuk Rabu dini hari nanti.

Seperti yang ada di September  di tahun yang lalu, Manchester United yang sudah tunduk melawan Manchester City kemudian langsung di tekuk oleh Chelsea di Stamford Bridge,dan untuk yang akhir ini mereka mendapatkan kekalahan melawan Liverpool  dengan skor besar 3-0. Hanya mendapatkan kemenangan dengan skor tipis melawan Arsenal untuk bulan November lalu menjadi salah satu kemenangan yang sudah di dapatkan David Moyes bersama dengan klub yang berada di peringkat 9 di Liga Primer Inggris. Ini memang menjadi salah satu kejengkelan dari David Moyes sendiri.

“Mereka yang sudah melukai kami,” ujar dari David Moyes yang sudah di sebutkan kepada media.

“Lebih menyakitkan lagi karena saya bergabung bersama dengan klub seperti Manchester United yang berisikan dari pemain hebat  dan penuh harapan yang sangat tinggi karena ini adalah klub yang indentik dengan kemenangan,”  tegasnya.

“Saya yang sudah berhasil untuk dapatkan mental pemenang dan itu menjadi keinginan saya sudah lama,maka saya merasa kecewa dengan diri sendiri karena saya tidak bisa untuk melakukan hal tersebut,” ujar darinya.

Walapun demikian,David Moyes sendiri sebutkan kalau mereka berusaha untuk bangkit dan bisa tampil lebih ganas di laga laga melawan klub besar. Seperti dari derby Manchester yang akan mempertemukan dengan Manchester City nanti. Hal ini untuk mengembalikan kepercayaan dari para supporter yang meragukan dirinya.

About The Author

Reply