Berita Bola – Pellegrini Tetap Setia Dengan Gaya Sepabola Menyerang

Menyerang dan terus menyerang, mungkin ini yang menjadi prinsip serta gaya permainan dari pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini. Dengan tak memperdulikan hasil di sebuah laga, pelatih asal Cili ini memang tak bakal mengubah filosfinya itu.

Semenjak melatih The Citizens pada kompetisi musim 2013/14 lalu, Pellegrini sendiri memang sudah dikenal dengan gaya permainan sepakbola yang atraktif serta terus mengantarkan tim asuhannya bisa mengakhiri musim dengan menjadi tim yang paling produktif.

Pada musim pertamanya, ketika mengantarkan Manchester City menjadi juara Liga Primer Inggris, tim ini berhasil mencetak 102 gol. Kemudian pada kompetisi musim kemarin, walau hanya mengakhiri musim dengan menempati peringkat kedua, The Eastlands berhasil membuat 83 gol dan catatan ini menjadi catatan paling banyak dari tim yang lainnya. Pada musim ini, dengan membuat 39 gol, dipastikan capaian menjadi capaian yang lebih dari tim yang lainnya.

Tetapi, dengan gaya bermain sepakbola yang atraktif yang ditunjukkan oleh Pellegrini itu ternyata juga mendapatkan sorotan dengan banyak kritik soal pertahanan timnya yang sering terbuka serta sering menjadi incaran tim-tim lawannya. Mantan pelatih Malaga ini kerap dinilai tak memiliki cadangan formasi lain apabila gaya permaiannya itu menemui kebuntuan.

Walaupun begitu, Pellegrini sendiri tak memperdulikannya lantaran gaya permaianannya itu merupakan sepakbola yang kini tengah diperlukan untuk bisa menghibur seluruh penonton. Apabila nanti dia mesti hengkang dari Manchester City, bisa jadi gaya permainannya itu bakal terus diingat oleh seluruh pemainnya.

“Menurut saya, yang paling utama sekitar dua tahun saya menangani tim ini tentu dengan gaya permainan yang tidak pernah saya ganti.” papar Pellegrini yang dilansir Soccerway.

“Dengan memainkan gaya sepakbola yang atraktif, seluruh pendukung tim ini bakal menikmati serta kami akan tetap menunjukkan gaya permainan yang seperti itu.”

“Sudah pasti itu telah membuktikan dengan hasil latihan yang telah kami kerjakan sekitar satu minggu.”

“Anda mesti memiliki gaya tersendiri. Bisa jadi Anda akan mendapatkan kritik itu saat Anda akan menjalani laga di markas lawan. Namun saya rasa itu akan menjadi cara untuk bisa memperoleh hasil serta saya tak akan mengubahnya.”

About The Author