Berita Bola – Pernyataan Filippo Inzaghi Soal Beberapa Pelatih Yang Menggantikan Dirinya di Milan

Sosok Filippo Inzaghi mengaku jika seluruh penggantinya di AC Milan dinilainya tak terlalu apik. Terlebih, pelatih asal Italia ini menambahkan belum ada yang sosok dianggapnya lebih bagus daripada dirinya.

Untuk diketahui, pelatih berusia 43 tahun itu dilengserkan dari kursi kepelatihan I Rossoneri pada bulan Juni tahun 2015 lalu. Kala itu, Inzaghi sendiri hanya bertahan satu tahun menangani tim asal Kota Mode itu. Eks bomber AC Milan serta Juventus itu dianggap tak sanggup untuk mengangkat performa tim lantaran hanya menempati peringkat ketujuh saat berakhirnya musim.

Setelah itu, posisinya pun dihuni oleh Sinisa Mihajlovic. Namun, pelatih berpaspor Serbia ini justru tak sampai satu musim menangani AC Milan. Terbukti, karir dari pelatih berusia 48 tahun ini mesti berakhir sekitar 6 minggu mendekati kompetisi musim 2015/16 akan selesai.

Kemudian, posisinya pun diteruskan oleh pelatih muda Milan yakni Cristian Brocchi. Tetapi, mendekati musim anyar, tempatnya malah dipercayakan pada Vincenzo Montella hingga sekarang ini.

“Kami paham dengan apa yang berlangsung di sana (AC Milan), dan saya rasa memang belum ada yang bagus daripada saya pada beberapa tahun belakangan ini. Bahkan, sesudah dana sekitar 200 juta euro dikucurkan buat tim itu mungkin masih apik tim yang saya bentuk.” papar Inzaghi yang dilansir Football Italia.

Terlebih, sekarang ini pelatih kelahiran Piacenza itu diketahui tengah menjadi sorotan lantaran telah berhasil membawa tim yang ditanganinya, Venezia naik kasta ke Serie B. Kesempatan menembus kompetisi kelas dua di Italia itu diperoleh sesudah meraih hasil seri 1-1 sewaktu menghadapi Fano pada akhir pekan lalu.

Poin satu angka itu menjadikan Venezia berhasil meraih 79 angka serta memantapkan posisi mereka di puncak klasemen guna menjadi syarat untuk promosi. Kemudian, langkah tim ini pun disusul oleh Parma yang menempati peringkat kedua dengan capaian 66 angka plus tak bakal mampu untuk dikejar oleh tim-tim yang berada dibawahnya lantaran musim ini hanya menyisakan 3 laga lagi.

“Ini membuat saya gembira (mengantarkan Venezia promosi ke Serie B), saya hidup untuk ini (pelatih). Mungkin, menjadi pelatih memang tak mudah ketimbang menjadi seorang pemain. Namun, ada sebuah kenikmatan besar sewaktu meraih kesuksesan. Poin penuh di laga terakhir mungkin bakal menjadi kenangan yang indah.” papar Inzaghi.

About The Author