Berita Bola Piala Eropa 2012 – Prandelli Tidak Ingin Bicarakan Masa Depannya

  Saat ini tim nasional Italia tengah dalam kondisi terbaik jelang Piala Eropa 2012 yang akan berlangsung di Polandia dan Ukraina pada Juni mendatang.Namun menurut sang arsitek tim nasional Italia yakni Cesare Prandelli kalau dirinya tidak mau berspekulasi tentang sejumlah masa depannya untuk saat ini. Prandelli sendiri resmi diangakt menjadi arsitek tim nasional Italia saat Piala Dunia 2010 lalu. Sang mantan pelatih Fiorentina tersebut membawa tim nasional Italia lolos ke Piala Eropa 2012 dengan rekor kualifikasi yang sangat sempurna.

Belum lagi dengan prestasi yang sangat bagus tersebut du Piala Eropa 2012, Prandelli juga sempat diganggu isu pindah jelang turnamen empat tahunan tersebut. Sempat terdengar isu kalau dirinya akan  balik untuk melatih sebuah klub.

“Aku memang teringat bisa bekerja untuk setiap hari. Namun untuk saat ini apa yang sudah aku korbankan setara dengan apa yang aku sudah dapatkan saat ini,” ujar Prandelli.

Sang manajer 54 tahun tersebut menyatakan kalau dirinya dan tim pelatih yang sudah dibentuknya beruntunga karena punya banyak waktu luang dan semua hal tersebut membuat mereka bisa lebih fokus menjelang Piala Eropa 2012 dan setelah selesainya turnamen tersebut barulah dirinya akan kembali berpikir kembali. Piala Eropa 2012 ini sangatlah pantas untuk menjadi target utama seperti Prandelli karena mereka yang akan menghadapi lawan-lawan berat di grupnya yakni seperti Spanyol, Kroasia dan Republik Irlandia.

“Yang pastinya seorang pelatih dalam level apa pun pasti berpikir untuk bisa memenangi sebuah pertandingan. Di grup tersebut para arsitek juga memiliki sejumlah pengalaman dalam menghadapi tim besar dan mereka juga memiliki sebuah keyakinan masing-masing,” lanjut Prandelli.

Menurut Prandelli, apabila suatu momen sulit jika dihadapi secara bersama maka akan mendatangkan sebuah solidaritas tertinggi dan suatu keyakinan dalam bermain lebih baik lagi. “Kami akan berusaha pulang dari Piala Eropa 2012 dengan sebuah trofi berada di tangan kami nantinya.”

Prandelli juga merupakan seorang manajer yang dikenal keras untuk masalah etika pemain. Hal tersebut contohnya seperti Danielle de Rossi dan juga Mario Balotelli yang harus terlempar dari skuad tim nasional Italia karena semua itu.

“Kami hanya ingin berusaha untuk membuat pemain kuat dan memberikan suatu standar tertentu untuk prilaku dan kualitas sebagai seorang manusia dan untuk kedepannya sebagai pemain,” tegasnya.

About The Author

Reply