Berita Bola – Serge Aurier Paparkan Alasan Kepindahannya ke Tottenham Hotspurs

Bek sayap anyar Tottenham Hotspurs yakni Serge Aurier menyampaikan alasan terkait dengan keputusannya untuk hengkang dari Paris Saint-Germain pada musim panas kali ini. Pemain internasional Pantai Gading ini pun mengaku jika keputusannya itu berdasar dari kurang dihargainya dirinya sebagai pemain di tim yang berbasis di Kota Paris itu.

Walau sejatinya Aurier memperoleh kontrak pembaharuan yang disodorkan oleh Les Parisiens dengan durasi 3 tahun ke depan, sayangnya pemain berusia 24 tahun ini justru tetap bersikeukeuh untuk tetap keluar dari Parc des Princes.

Sesudah diboyong dengan biaya kepindahannya yang berkisar di angka 23 juta poundsterling, pemain asli akademi Lens ini mengatakan telah siap untuk menjalani laga debutnya di Liga Primer inggris saat Tottenham Hotspurs menghadapi Everton pada hari Sabtu (9/9).

Kehadiran Aurier di Tottenham Hotspurs, ternyata sudah diproyeksikan oleh Mauricio Pochettino untuk jadi suksessor Kyle Walker yang kini telah menjadi penggawa Manchester City.

“Keputusan saya untuk bergabung dengan Tottenham Hotspurs adalah saya ingin memiliki hidup yang baru setelah kemampuan saya tak dihargai di Paris Saint-Germain. Terlebih, mereka terlalu konsentrasi dengan masalah yang tak ada hubungannya dengan sepak bola.” papar Aurier.

Dari yang dikutip Sky Sports merilis jika Aurier datang ke Wembley Stadium dengan status sosok yang kontroversial lantaran terlalu sering melakukan pelanggaran.

Yang teranyar, Aurier mendapat sanksi hukuman sekitar 2 bulan pada musim panas kemarin lantaran menyerang polisi saat di sekitaran klab di Kota Paris. Mujurnya, hukuman dari pemain ini dapat dikurangi sesudah pihaknya melakukan banding.

“Jika dilihat dari statistik, saya pun berhasil menjadi pemain bertahan yang sangat berpengaruh di Ligue One Prancis dari tahun 2013 sampai saat ini.” tambahnya.

Walau sebenarnya telah berhasil menjuarai 5 gelar juara berbarengan Paris Saint-Germain, Aurier pun merasa jika Les Parisiens terlalu sering mencampuri kehidupannya di luar lapangan ketimbang prestasinya di lapangan hijau.

Tak hanya dengan alasan tak dihargai oleh Paris Saint-Germain serta ingin mencari tantangan anyar, Aurier pun merasa bosan dengan pemberitaan-pemberitaan yang disampaikan oleh banyak media di Eropa.

About The Author