Berita Bola Terkini – Roberto Carlos Gantung Sepatu

Berita Bola Terkini – Ex Bek Timnas Brazil Roberto Carlos secara resmi mengumumkan dirinya gantung sepatu dari karir sepakbolanya. Pemain klub kaya Rusia, Anzhi Makhachkala mengkonfimasi pensiunnya Rabu lalu (1/8). Juara Dunia tahun 2002 ini bergabung ke Anzhi pada Februari 2011 lalu namun tidak pernah dimainkan sejak bulan Maret tahun ini.

Bek 39 tahun ini mengatakan bahwa ia akan melakukan laga perpisahan melawan tim yang ia bela selama sebelas tahun sejak 1996, Real Madrid. “Kami sudang bertemu presiden Real Florentino Perez dan akan mengatur pertandingan antara Anzhi dan Real” terang Roberto Carlos dilansir Guardian.

“Pertandingan akan menyesuaikan jadwal kedua klub. Dan saya akan bermain pada perpisahan itu bagi Anzhi”, tambah pemain yang dikenal memiliki tendangan geledek itu.

Pemilik Anzhi, Suleiman Kerimov, tahun lalu sempat mengatakan bahwa ia menginginkan nantinya pemain Brazil ini menjadi duta klub untuk seluruh dunia. Roberto Carlos jelas bisa melakukan itu lantaran ia pasti dikenal penggemar sepakbola sejagat raya.

Sementara pelatih anyar Anzhi, Guus Hiddink menyayangkan pensiunnya Roberto Carlos. Menurunya, Roberto adalah seorang pemain kelas dunia. “Sayang sekali ia tidak dapat bermain lagi. Namun ia akan tetap menjadi bagian klub untuk mengembangkan prestasi tim” ujar ex pelatih timnas Russia ini.

Roberto Carlos mengawali karir professionalnya bersama klub Brazil Uniao Sao Joao pada tahun 1991. Di tahun kedua saat ia masih berumur 19 tahun, ia bahkan sudah dipanggil untuk memperkuat timnas Samba.

Sebelum hijrah ke Real Madrid pada tahun 1996 ia sempat memperkuat Palmeiras dan Inter Milan. Di Los Galacticos, ia bermain sebanyak 370 kali dengan torehan 36 gol. Ia sempat bermain untuk klub Tuki Fenerbache selama 2 tahun. Ia pulang kampung untuk meperkuat Corinthians hingga akhirnya berlabuh di Anzhi.

Sementara di Brazil, peraih Golden Foot Award 2008 ini 125 kali. Ia menyumbang 11 gol selama berkostum Brazil hingga 2006. Selain ikut memenangi Piala Dunia 2002, ia juga masuk skuad Brazil pada episode 1998 dan 2006. Copa America juga ia raih dua kali pada 1997 dan 1999.

Menjelang akhir karirnya, Roberto Carlos sebenarnya mendapat perlakuan rasis dari suporter di Rusia. Ia dilempari pisang oleh supporter pada bulan Maret saat Anzhi bertandang ke markas Zenit Saint Petersburg. Kejadian ini terulang lagi bulan Juni Anzhi melawan Krylia Sovetov Samara. Saat pisang dilempar ke lapangan pada pertandingan itu, Carlos membuang pisang itu dan berjalan meninggalkan lapangan sebelum pertandingan usai.

 

Berita Bola Terkini

About The Author

Reply