Berita Bola Terkini – Xabi Alonso Akui Hengkang Karen Guardiola

Salah satu gelandang andalan dari Bayern Munich yaitu Xabi Alonso menyatakan bahwa dirinya memang memilih bergabung dengan timnya tersebut pada bursa transfer musiim panas lalu karena adanya sosok Pep Guardiola di kubu Bavarian.

Seperti yang telah di ketahui, setelah pada sebelumnya dirinya membela Real Madrid dalam lima musim dan berhasil mewujudkan ambisi Los Blancos untuk meraih gelar La Decima dalam ajang Liga Champions, membuat dirinya memutuskan untuk meninggalkan klub dan mencari pengalaman baru di luar kompetisi La Liga Spanyol..

Alonso sendiri mengaku bahwa dirinya memang salah satu pengagum berat dari seorang Pep yang walaupun ia merupakan mantan entrenador dari Barcelona, ia ingin menikmati masa bersama Guardiola dengan bergabung Die Roten.

“Setelah kami berhasil mengalahan Atletico Madrid dalam kompetisi Liga Champions di musim lalu, hal tersebut membuat saya merasa sangat puas dan menilai bahwa perjuangan bersama tim sudahlah berakhir dengan melanjutkan kembali petualangan saya untuk mendapatkan pengalaman baru,” ujar mantan pemain Liverpool tersebut pada Fifa Weekly.

“Dan pada akhirnya saya memilih bergabung dengan salah satu klub yang kini menyandang status terbaik di dunia sedangkan liganya sendiri merupaan tiga terbaik di Eropa saat ini. Saya merasa sangat senang dan menikmati petualangan saya ini.”

“Banya sekali alasan yang membuat saya memutuskan untu bergabung dengan Bayern Munich, salah satunya adalah adanya Pep Guardiola di sini. Saya mengetahui bahwa ia adalah pelatih yang sangat hebat dan berpengalaman, dia selalu membawa timnya untuk bisa meraih hasil yang sebaik mungin di akhir musim ini, saya sangat mengagumi dirinya.”

“Saya mendapatkan banyak pengalaman disini, di bawah asuhannya ia membuat saya lebih mengerti apa itu sepak bola hal tersebut membuat saya merasa sangat tertantang dan termotivasi. Dia membuat para pemain akan berkerja lebih keras dan mampu mengembangkan bakat dengan sebaik mungkin.”

“Dirinya mampu memahami semua situasi di lapangan dan tidak terlalu mengedepankan pemikirannya.”

About The Author