Berita Bola – Xherdan Shaqiri Hampir Merapat Ke Liverpool

Bintang Stoke City yakni Xherdan Shaqiri diberitakan hampir saja merapat ke Liverpool pada tahun 2014 silam. Tetapi, tim yang dibelanya kala itu, Bayern Munchen justru tak membiarkan rencana itu terwujud.

Penyerang internasional Swiss itu memaparkan jika juru taktik The Reds kala itu yakni Brendan Rodgers memang berencana untuk mendatangkannya ke Anfield sesudah gelaran Piala Dunia 2014 lalu.

“Saya memang memperoleh dua tawaran yang berasal dari Liverpool serta Atletico Madrid. Kala itu, saya sebenarnya ingin bergabung ke Liverpool sesudah Brendan Rodgers mengontak saya. Tetapi, Bayern Munchen justru menggagalkan rencana itu.” papar pemain berusia 25 tahun itu.

Untuk diketahui, Shaqiri merapat ke Bayern Munchen dari tim raksasa Swiss, FC Basel pada musim panas tahun 2012 silam. Pemain kelahiran Gjilan ini berhasil mengemas 39 kali penampilan dengan membuat 8 gol yang sekaligus membuatnya bisa mempersembahkan treble winners (Bundesliga Jerman, DFB Pokal serta Liga Champions) untuk The Bavarians semasa kepemimpinan Jupp Heynckes.

Namun di musim selanjutnya, Shaqiri justru diketahui kesusahan untuk bisa mendapatkan menit bermain semasa Bayern Munchen di bawah kepemimpinan Josep Guardiola.

Hal itu yang akhirnya membuat Shaqiri mengambil keputusan untuk menerima pinangan FC Internazionale pada musim dingin tahun lalu, hingga akhirnya dia merapat ke Stoke City pada musim panas tahun 2015 lalu.

Pemain yang terbiasa menggunakan kaki kirinya itu juga mengatakan Bayern Munchen sebenarnya sudah mengetahui jika Liverpool menginginkannya dan dia pun ingin segera hengkang. Tetapi, proses negosiasinya justru terhenti.

“Ada beberapa pembahasan yang berjalan serius, namun pihak tim justru menilai situasi saya itu tak bakal berubah. Namun kenyataannya tidak.” paparnya.

Walau tak berhasil bergabung ke Liverpool, penggawa timnas Swiss ini tak menyesali keputusannya untuk memperkuat Stoke City. Menurutnya, memperkuat tim yang dibelanya sekarang ini tak menjadi sebuah kemunduran di dalam karirnya.

“Yang menilai karir saya turun lantaran memperkuat Stoke City itu pastinya mereka tak memiliki perspektif yang luas.”

“Keputusan saya ini memang berdasar dari saya yang tak mau terlalu disorot serta sangat cocok dengan bos saya (Stoke City) Mark Hughes yang memiliki tipe sama dengan pelatih saya sebelumnya Heynckes.”

About The Author