Berita Bundesliga Jerman – Munchen Anyari Kontrak Dua Pemain Kawakan

Mendekati akan berakhirnya musim 2017/18, jawara Bundesliga Jerman, Bayern Munchen dilaporkan sudah menganyari kontrak beberapa pemainnya yang diketahui telah berusia 30 tahun ke atas. Yang teranyar, tim berjuluk Die Roten itu sudah menambah durasi kontrak Arjen Robben (34 tahun) serta Rafinha (32 tahun) sekitar 1 tahun ke depan alias sampai tahun depan pada hari Jumat (11/5) kemarin.

“Kami gembira lantaran sudah meraih kesepakatan untuk bisa meneruskan kerja sama dengan (Arjen) Robben serta Rafinha yang memiliki peran krusial di dalam skema permainan kami pada kompetisi musim 2018/19.” papar petinggi Bayern Munchen yakni Hasan Salihamidzic di website resmi tim.

Beberapa waktu yang lalu, tim ini juga sudah menambah masa bakti gelandang serangnya yakni Franck Ribery yang telah berumur 35 tahun dengan durasi pendek sekitar 1 tahun  ke depan. Bisa dikatakan, seluruh pemain itu juga masuk ke dalam jajaran pemain kawakan di tim ini berbarengan Manuel Neuer yang kini berumur32 tahun.

Walau sudah tak berusia muda lagi, Rafinha, Ribery serta Robben tetap  menjadi andalan dari tim besutan Jupp Heynckes pada musim 2017/18. Hal itu pun dapat dilihat dari statistik ketiga pemain seperti Rafinha yang dimainkan sekitar 38 kali, lalu Ribery yang diturunkan sekitar 32 kali serta Robben sekitar 34 kali.

Terlepas dari itu, keputusan yang diambil oleh tim ini juga bakal sangat beresiko untuk ke depannya. Meski begitu, tetap ada pengecualian untuk Rafinha yang diketahui cuma tak bermain pada 1 pertandingan lantaran bermasalah dengan cedera. Sayangnya, itu berbeda dengan Ribery serta Robben yang dipastikan sering masuk ke ruang perawatan lantaran kerap dilanda beberapa cedera.

Bahkan, untuk nama yang pertama mesti menepi sekitar 16 laga serta harus absen sekitar 70 hari. Sedangkan untuk Robben mesti tak bermain pada 16 laga serta absen sekitar 95 hari.

Sangat menarik untuk menyaksikan aksi dari ketiga pemain itu pada kompetsi musim depan nanti.

About The Author

Reply