Berita Copa America – Soal Anulir Gol, Dunga Klaim Tak Tahu

Pengambilan keputusan yang bisa dikatakan kontroversial terjadi di pertandingan antara timnas Brasil kontra timnas Ekuador. Juru taktik timnas berjuluk Selecao yakni Carlos Dunga merasa tak yakin dengan gol yang dibuat oleh lawannya itu sah maupun tidak.

Di pertandingan Grup B yang digelar di Rose Bowl pada hari Minggu (5/6) pagi tadi WIB, timnas Brasil serta timnas Ekuador mesti bermain dengan skor seri 0-0.

Namun yang mengejutkan, ada pengambilan keputusan kontroversial yang dilakukan oleh sang pengadil lapangan di menit 66’ yang menganulir gol dari timnas Ekuador yang dibuat oleh Miler Bolanos.

Kejadian itu terjadi sewaktu bola umpan yang dilepaskan oleh Montero pada Bolanos lewat sisi kiri pertahanan timnas Brasil. Penyerang Gremio itu kemudian mengejar serta mencoba untuk melepas umpan silang. Namun bola yang dilepaskan oleh Bolanos itu justru belok dan masuk ke dalam jala timnas Brasil lantaran penjaga gawang Selecao yakni Alisson Becker tak berhasil untuk menangkapnya.

Namun, asisten wasit yang ada di tepi lapangan justru menyampaikan jika bola sudah terlebih dahulu keluar lapangan hingga ditendang oleh Bolanos. Pada akhirnya, sang pengadil lapangan pun memutuskan untuk tak mengesahkan gol itu.

Jelas dengan dianulirnya gol ini, sangat menguntungkan timnas Brasil. Walau begitu, Dunga sendiri enggan untuk memberikan komentarnya lantaran dia juga tak terlalu jelas dengan kejadian itu.

“Saya tak tahu, apakah itu gol atau tidak. Karena posisi saya memang sangat jauh.” papar Dunga yang dilansir oleh Soccerway.

“Saya tak menyaksikan itu dari video replay serta sangat susah jika melihat kejadian itu dari posisi saya.”

Hasil ini menjadikan timnas Peru menempati posisi puncak di klasemen sementara Grup B gelaran Copa America Centenario. Timnas Peru sendiri berada di puncak lantaran tim ini berhasil mengalahkan timnas Haiti dengan skor tipis 1-0. Serta pada pertandingan kedua nanti, timnas Brasil bakal bertemu dengan timnas Haiti.

“Kami mau terus lebih baik, namun tim telah bermain dengan semaksimal mungkin serta menunjukkan sangat kuat saat bertahan.”

About The Author