Berita dan Politik – KPK Sita Puluhan Hektare Tanah di Subang Milik Djoko Susilo

 

Lagi-lagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita harta yang diduga milik tersangka kasus korupsi simulator SIM, Inspektur Jenderal Djoko Susilo. KPK menyita vila dan puluhan hektare tanah di Subang, Jawa Barat. Di lokasi tersebut juga dipelihara aneka satwa. Dimana lokasi ang disita tersebut luasnya sekitar 25-25 hektare. Hal ini disampaikan juru bicara KPK, Johan Budi. Puluhan hektare tanah yang disita KPK tersebut terletak di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak dan Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang. Di lokasi tersebut sudah terdapat plang kayu bertuliskan ‘Tanah dan Bangunan ini disita’.

Lahan yang terletak di Desa Kumpay sendiri sebagian ditanami pohon produktis dan dilengkapi pula dengan tempat peristirahatan. Di lokasi tersebut terdapat dua villa dengan tiga rumah kayu modern, istal kuda, serta kandang hewan seperti sapi dan kancil. Warga Kumpay menyebutnya sebagai kebun binatang.

Puluhan warga lokasi tersebut pun setelah lokasi tersebut disita KPK kemudian ramai-ramai memasang patok garapan di lokasi tersebut. Menurut mereka daripada dibiarkan saja maka lebih baik mereka manfaatkan untuk berkebun sehingga bisa menghasilkan nilai ekonomi tambahan. Selain itu mereka juga bersedia membayar pajak tanah tersebut. Apalagi sejak Djoko Susilo ditetapkan sebagai tersangka, kebun yang dihuni sejumlah binatang ternak tersebut nyaris tidak terurus lagi.

Tindakan para warga tersebut disetujui Kepala Desa Kumpay, N. Fai Suparmi. Menurutnya daripada mubazir maka lebih baik digarap warga saja. Menurutnya hal tersebut justru akan memberikan penghasilan tambahan. Selain itu pihak desa juga tidak akan kehilangan penghasilan pajak dari lahan tersebut. Karena pihak desa bisa memungut pajak dari para penggarapnya. Apalagi para warga juga telah menyatakan bersedia membayar pajak tanah tersebut.

Sementara itu terkait dengan penyitaan tanah tersebut, semakin menambah daftar panjang hata milik Djoko Susilo. Karena KPK sebelumnya telah menyita 35 aset Djoko mulai dari rumah, apartemen, lahan hingga tiga stasiun pengisian bahan bakar umum. Aset yang dimiliki Djoko tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia hingga Australia. Sebelumnya KPK juga telah menyita rumah dan tanah yang berada di Bali. Hingga saat ni apabila ditotal ada sekitar Rp 100 miliar aset yang disita.

 

 

Berita dan Politik

Be Sociable, Share!