Berita dan Politik – KPU Loloskan PBB Sebagai Peserta Pemilu 2014

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Partai yang didirikan Yusril Ihza Mahendra ini memperoleh nomor urut 14. Sebelumnya telah dipilih 10 peserta pemilu dan 3 partai Lokal Nangroe Aceh Darussalam. Hal ini disampaikan Ketua KPU, Husni Kamil Manik pada Senin (18/3/2013) usai rapat pleno anggota KPU. Dalam penuturannya rapat pleno yang diikuti enam anggota KPU tersebut memutuskan untuk tidak mengajukan banding kepada Mahkamah Agung sehingga membuat keputusan PBB menjadi peserta Pemilu 2014.

Dalam penuturannya, jika KPU melakukan kasasi maka hal tersebut akan membutuhkan waktu yang panjang. Padahal proses pendaftaran calon dilakukan pada 9-22 April mendatang. Menurut Husni jika kasasi tetap dilakukan maka dikhawatirkan masa pencalonan akan lebih lama dimana tidak ada kepastian bagaimana nasib PBB. KPU mempertimbangkan hak partai sehingga memutuskan meloloskan PBB. Dan PBB pun menjadi satu-satunya partai yang lolos mengikuti Pemilu 2014 karena memenangkan gugatan di Pengadilan Tinggi. Dimana Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara menganulir keputusan KPU sebelumnya yang tidak meloloskan PBB menjadi peserta Pemilu 2014.

Terkait dengan lolosnya PBB menjadi peserta Pemilu 2014, ditanggapi dengan gembira oleh Yusril Ihza Mahendra. Ia pun kemudian mengungkapkan kegembiraannya tersebut melalui akun twitternya, @Yuzrilihza_Mhd.

Melalui akun twitternya tersebut Yusril mengeluarkan lima pernyataan resmi yang diantaranya yaitu :
1. Akhirnya KPU mengakui kekalahan di pengadilan. PBB otomatis menjadi peserta Pemilu 2014
2. PBB melawan kesewenang2an KPU menggunakan cara2 yang elegan, sah dan konstitusional
3. Cara2 sah dan konstitusional spt itu tdk dapat dihalangi oleh siapapun. Kami mengedepankan intelektualisme, bukan premanisme
4. PBB memberi contoh kpd siapapun bahwa hukum tetap efektif dalam menyelesaikan konflik. KPU dikalahkan secara hukum
5. Selanjutnya saya mengajak semua pihak, mari kita kawal Pemilu bersih Th 2014

Sementara itu beberapa partai lain yang dinyatakan tidak lolos mengikuti Pemilu 2014 kemudian memutuskan untuk bergabung dengan partai lain yang sudah dinyatakan lolos. Diantaranya seperti Partai Kedaulatan, Partai Republikan, Partai Nasional Republik, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Pemuda Indonesia, Partai Damai Sejahtera, Patai Kongres, Partai Peduli Rakyat Nasional, Partai Demokrasi Pembaruan dan Partai Penegak Demokrasi Indonesia memutuskan untuk bergabung bersama Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) pimpinan Wiranto.

 

Berita dan Politik

Be Sociable, Share!