Berita dan Politik – Marzuki Alie Bersemangat Jadi Ketua Demokrat

 

Hayono Isman, selakua anggota dari Dewan Pembina Partai Demokrat, mengungkapkan dengan percaya diri bahwa Marzuki Alie yang menjabat sebagai Wakil dari Dewan Pembina partai dengan lambang mercy itu siap menjadi ketua umum untuk menggantikan Anas Urbaningrum yang telah resmi dipecat dari jabatannya karena terbukti terlibat dalam dugaan kasus korupsi proyek Hambalang.

Sebelumnya, Anas sendiri memang masih bertahan di kursinya karena yakin bahwa dirinya tidak bersalah. Sampai pada akhirnya terbuktilah bahwa Anas yang pernah berjanji akan digantung di monas kalau terbukti melakukan korupsi dinyatakan bersalah dan terlibat dalam kasus Hambalang.

“Marzuki sudah menyatakan bahwa dirinya siap untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Akan tetapi, kongreslah yang tetap menentukan hal tersebut,” tukas Hayono Isman.

Saat dikonfirmasikan, Marzuki Alie memang mengaku siap jika ditugaskan menggantikan Anas menjadi Ketum Partai Demokrat. “Saya akan selalu melaksanakan kewajiban yang saya miliki. Ya kalau ada niatan kader memang perlu dihargai. Kalau menjadi ketum atau tidaknya nanti kongreslah yang menentukan,” ucap Marzuki.

Tidak hanya itu saja, bagi Marzuki, Partai Demokrat masih memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Walaupun demikian, ia berharap tidak akan adanya lagi perpecahan untuk menduduki kursi jabatan tersebut.

“Ya saya berharap yang terbaik yang terpilih. Intinya jangan sampai ada kompetisi yang mengakibatkan konflik. Ini saatnya kita bersatu bersama. Jangan ada lagi yang memikirkan diri sendiri.”

Marzuki menambahkan bahwa jabatan yang telah ditinggalkan oleh Ana situ akan dipilih dari internal Partai Demokrat.

“Saya jamin bahwa internal yang memilih. Kalau bukan maka akan menimbulkan ketidaksepahaman,” tambahnya.

Sebelumnya, M Qodari selaku Direktur Eksekutif Indobarometer menuturkan bahwa ada tiga tokoh yang diperkirakan menjadi kandidat yang pas untuk menggantikan peran Anas yaitu Marzuki Alie, Saan Mustopa serta Jero Wacik. “Yang punya sejarah bagus, Marzuki Alie. Kedua yaitu Saan Mustopa. Ketiganya adalah pengganti Andi Mallarangeng, Jero Wacik.”

 

 

Berita dan Politik

Be Sociable, Share!