Berita Duka Artis – Meninggalnya Sang Maestro Biola Idris Sardi

Berita nasional yang mengabarkan kabar duka dari tokoh besar di negara Indonesia ini. Sang pemain biola legendaris seperti Idris Sardi telah meninggal dunia. Awalnya berita tersebut yang sudah di ketahui berasal dari update status dengan berbela sungkawa dari beberapa selebritis yang berduka cita atas meninggalnya sang maestro music Indonesia tersebut.

Seperti dari Joko Anwar yang menyebutkan, “Berduka cita atas meniggalnya sang pebiola sangat legendaris di music Indonesia, Idris Sardi. Indonesia telah berduka cita saat ini.” Kabar tersebut di ucapkan dari twitter pribadinya.

Ucapan yang lain juga sudah di sampaikan dari sang musisi seperti Melly Goeslaw dengan  akun twitternya sendiri, seperti “Innalillahi Wainnailaihi Rajiun… Keluarga GaSS turut berduka atas wafatnya sang legenda Idris Sardi”. Ucapannya di dalam status twitternya.

Dari sang almarhum Idris Sardi di ketahui telah meninggal dunia pada pukul 07.25 WIB yang di mana berada di Rumah Sakit Meilia,Cibubur. Ayah dari sang actor muda Lukman Sardi  tersebut yang di mana akhir akhir ini menderita sakit dan mendapatkan suatu perawatan medis. Dirinya yang sudah di catatkan pernah mengalami  suatu gangguan lambung, liver dan juga paru-parunya.

Saat ini memang sudah di tinggalkan dari sang ayahnya untuk selama-lamanya dan mengguratkan suatu kesedihan yang sungguh sangat mendalam di rasakan oleh Lukman Sardi. Ada suatu hal yang sudah melekat di dalam kenangannya dari sosok Idris Sardi tersebut yaitu ayahnya yang tidak mau untuk di anggap menjadi sang maestro music.

“Dia, ayah saya yang dimana tidak mau di sebut menjadi maestro. Karena dirinya merasa sangat yakin kalau kemampuannya berasal dari Tuhan,” ujar dari Lukman Sardi yang sudah di beritakan di beberapa media hari ini, Senin (28/4/14).

Sudah banyak pelajaran hidup yang sudah di dapatkan oleh Lukman dari ayahnya. Semuanya yang masih membekas di saat dirinya masih kecil sampai dirinya sudah beranjak dewasa. Beliau memberikan ajaran disiplin, ajaran totalitas yang sebenarnya.

About The Author

Reply