Berita Duka Nasional – Meninggal Dunia Kartini Fahmi Idris

Dari jenazah Kartini Fahmi Idris yang sudah di ketahui dirinya adalah istri dari Mantan Menteri Perindustrian yang bernama Fahmi Idris, sudah di makamkan di tanah Tempat Pemakaman umum Tanah Kusir, Jakarta, untuk pukul 10 pagi tadi, Kamis hari ini (6/2/14).

Kartini Fahmi Idris yang sudah meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra untuk hari malam kemarin di sekitaran pukul 19.00 WIB, Rabu (5/2/14). Dirinya yang sudah meninggal dunia yang di akibatkan karena kanker yang sudah di derita oleh dirinya sejak beberapa waktu yang lalu.

Putri kedua dari Kartini tersebut yang bernama Fahira Idris yang sudah memberikan penuturan kalau keluarga yang sudah melakukan dari banyak upaya untuk bisa menyembuhkan dari penyakit ibundanya itu.

“Kami tidak akan hentinya untuk bisa berusaha menyembuhkannya. Sudah berbagai cara sudah di lakukan, mulai dari cara medis, dari cara herbal dan cara lain sudah di lakukan. Akan tetapi dari Allah yang sudah menentukan karena mempunyai kehendak lain. Kami yang ada harus merasa iklhas,” ujar dari sang anak tersebut setelah di temu di rumah duka yang berada di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Fahira yang sudah mengatakan kalau dari ibundanya yang sudah menjaga dari pola hidup. Dirinya yang sudah memberikan pengakuan kalau sudah banyak gelar tentang dari kehidupan dari sang ibunya.

“Untuk saya pribadi saja, mama yang sudah menjadi sosok sahabat untuk saya,” ujarnya memberikan penjelasan lagi.

Salah satu dari kerabat Fahmi yang bernama Ridwan yang sudah menuturkan kalau dari Kartini yang memang sudah tutup usia karena juga di sebabkan penyakit kanker yang ada.

“Ada yang membenjol berada di kaki. Kanker yang kemudian bisa menyebar dengan cepat dan tidak sadar sampai di paru-paru, jantung, dan tulang,” ujar dari Ridwan.

Dirinya yang juga tambahkan kalau KArtini yang sudah sempat untuk di larikan ke Singapura demi menjalani dari serangkaian pengobatan yang ada. Akan tetapi usaha tersebut masih belum berhasil.

About The Author

Reply