Berita Dunia Baru – Iran Harus Menunda Program Nuklirnya Sebelum Tercapai Janjinya

Berada di dalam sbuah wawancara bersama dengan Reuters yang sudah di selengarakan berada di Gedung Putih untuk dua hari yang lalu, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama yang baru saja menyebutkan kalau negara Iran harus bisa menunda adanya program nuklir tersebut. Bisa di ketahui setidaknya selama sepuluh tahun agar perjanjian penggunaan nuklir segera tercapai.

Akhir akhir ini ada enam negara yang sudah terlibat masuk dalam suatu rundingan nuklir Iran di mana di antaranya adalah Rusia, China, Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Perancis. Dalam perundingan tersebut, pembahasan yang ada tentang kerangka negosiasi di akhir Maret dan penyelesaiannya rundingan ini di bulan Juni nanti.

Perundingan masalah program nuklir Iran sampai saat ini selalu mendaptkan suatu tentangan dari Perdana Mengeri negara Israel, Benjamin Netanyahu. Dari negara Israel yang sudah terancam dengan adanya program nuklir di beberapa negara Timur Tengah saat ini.

“Jika memang dari Iran bisa bersedia untuk menunda adanya program nuklir ini setidaknya dua digit tahun lamanya mereka akan bisa memberikan suatu kepastian kalau mereka tidak kembangkan adanya senjata bertenaga nuklir,” terang dari Obama, seperti yang sudah disebutkan berada di media Al Arabiya, hari kemarin, Selasa (3/3/15).

Israel kini merasa sangat cemas akan tercapainya kesepakatan masalah senjata nuklir itu yang nantinya bisa membuat Iran kembangkan senjata nuklir tersebut. Selama ini Iran yang memberikan sangkalan kalau mereka mengembangkan senjata nuklir.

Netanyahu yang bahkan memberikan suatu penyampaian pidato protesnya disaat adanya kongres Amerika beberapa hari yang lalu. PM Israel tersebut sebelumnya sudah menyebutkan kalau keenam negara tersebut telah menyerah dalam mencegah Iran dalam mengembangkan senjata nuklir.

Gedung Putih yang merasa sangat khawatir adanya pidato Netanyahu yang sangat propokatif berada di hadapan Kongres bisa memberikan hambatan pada perundingan yang sangat sensitif saat ini. Tenggang waktu perudingan untuk bisa membahas kerangka negosiasi berada di akhir Maret dan diselesaikan untuk akhir Juni nanti.

About The Author