Berita Dunia Baru – ISIS Berikan Video Propaganda Baru

 

Kelompok militan Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) masih belum juga untuk kehabisan akalnya untuk bisa terus melakukan propaganda. Seperti yang sudah terjadi pada hari Kamis malam kemarin, Kamis (18/9/14), dari kelompok yang sudah di pimpin oleh Abu Bakar al Baghdadi tersebut kembali lagi memberikan rilisan video yang berjudul “Lend Me Your Ears”.

Berita yang ada dari BBC edisi hari kemarin memberitakan lansiran video yang berdurasi selama tiga menit lebih tersebut tidak menampilkan adanya eksekusi siapapun, namun di berikan suatu propaganda yang jelas. Berada di dalam  video tersebut terdapat sandera yang berasal dari Inggris.  Bernama John Cantlie, dirinya adalah jurnalis yang berasal dari Inggris.

Sama seperti yang di lakukan oleh sandera yang lain, Cantlie yang terlihat menggunakan baju berwarna orange dan berkepala plontos. Yang berbeda adalah tidak adanya anggota ISIS yang terdapat pada video tersebut dan berada di sampingnya untuk siap memberikan eksekusi.

Untuk saat ini video tersebut yang bukan di tujukkan kepada para pemimpin barat, akan tetapi di berikan kepada public.Cantlie sendiri yang sudah pernah untuk bekerja menjadi jurnalis di media besar seperti Sunday Telegraph, The Sun, dan Sunday Times. Berada di dalam video tersebut cara pengungkapan darinya sama seperti juru bicara bagi ISIS.

Cantlie sebutkan kalau keberadaannya saat ini sampai berada di tangan ISIS, di sebabkan karena pemerintahannya sudah mengabaikan. Dirinya turut mengatakan kalau dirinya seorang narapidana, sehingga nyawanya saat ini tergantung kelompok penculik.

Yang sangat mencengangkan, Cantlie memberikan ungkapkan pemberitaan media barat sampai saat ini mengenai dari ISIS memang cenderung salah. Maka dari itu dalam beberapa video yang lainnya dia mengungkapkan fakta yang bisa di verifikasi.

“Saya berikancontoh kebenaran kepada anda mengenai system yang ada di ISIS, serta dari cara kerja pemberitaan media barat,  di saat saya bekerja berada di organisasai dahulu, dengan memanipulasi kebenaran kepada public. Akan selalu ada dua sisi dari setiap kisah. Apakah anda memikirkan anda selalu mengerti kisahnya,” ujar dari jurnalis tersebut.

Be Sociable, Share!