Berita Dunia Baru – Polisi Mesir Meledak Bersama Bom Setelah Gagal Menjinakkan

Nahasnya seorang polisi yang sudah di rekam dari banyak orang Mesir dimana saat ini polisi tersebut di katakana menjadi pahlawan. Berawal dari seorang polisi yang meninggal dunia di tempat karena berusaha untuk menjinkkan sebuah bom yang sudah di sembunyikan berada di dalam pot tanaman, di luar sebuah stasiun pengisian bahan bakar yang ada di Kairo.

Seperti yang di kabarkan berada di media Daily Mail, Rabu hari ini (7/1/15), adanya rekaman video tersebut sudah memperlihatkan adanya seorang polisi yang pemberani telah menggunakan baju pelindung langsung terlempar. Di mana dari bom yang ada di tangannya tersebut telah meledak. Jihadis telah memberikan klaim akan bertanggung jawab dari serangan bom itu, yang sudah melukai dari tiga orang yang ada di dekatnya.

Berada di dalam akun twitternya, kelompok Ajnad Misr yang memberikan keterangan kalau mereka sudah menaruhkan bom tersebut. Berada di dalam rekaman, petugas penjinak bom terlihat sudah berhasil untuk mengeluarkan bom dari dalam pot tanaman itu. Akan tetapi bom tersebut tetap meledak beberapa saat kemudian.

Dari penjinak bom tersebut yang terlihat langsung terlempar karena ledakan tersebut, dan terlempar cukup tinggi. Rekaman video tersebut yang juga memberikan petunjuk sangat mematikannya bom rakitan itu, sekalipun dari petugas sudah menggunakan bahan pelindung yang lengkap.

Jika di tampilkan berada di dalam televisi, rekaman video tersebut memang sangat mengerikan, akan tetapi saat ini video tersebut yang berhasil menyebar dengan cepat berada di dalam internet. Ancaman keamanan kini sudah semakin meningkat berada di Mesir, sejak digulingkannya sang presiden lama, Mohamed Mursi di bulan Juli 2013.

Adanya ratusan orang yang sudah tewas akibat adanya serangan di lakukan oleh beberapa orang dari kelompok militant, di konfirmasikan aksi balas dendam dari kudeta kepada Mursi. Berada dalam serangan terabru, dua polisi yang sudah berhasil di tembak mati oleh seorang militant berada di Minya.

About The Author