Berita Dunia Bencana – Indonesia Akan Kirimkan Bantuan Medis Ke Nepal

 

Kemarin sudah di ketahui, lebih dari 3000 jiwa telah di ketahui tewas disebabkan karena adanya gempa bumi yang mempunyai kekuatan sebesar 7.9 SR yang dimana sudah mengguncang Nepal berada di hari Sabtu pekan lalu (25/4/15). Sedangkan dari korban yang saat ini mengalami adanya luka-luka adalah sebanyak 5 ribu orang lebih.

Menjadi suatu wujud adanya rasa prihatin, lembaga dari Indonesia yang bergerak dalam bidang kemanusiaan Bulan Sabit Merah Indonesia yang akan mengirimkan adanya tim kemanusiaan berupa relawan medis dan juga bantuan obat-obatan menuju ke lokasi kejadian gempa tersebut.

Tim yang akan di berangkatkan teridir dari dokter sepesialis seperti orthopedi, anastesi, penyakit dalam, anak, kesehatan masyarakat dan psikososial. Berada di tahap awalnya, berada di hari Senin kemarin, BSMI akan bisa berusaha untuk memberangkatkan kepada tim advance menujue ke Kathmandu untuk bisa mengerti situasi dan kondisi setelah dari gempa yang sangat besar tersebut.

Lebih dari itu, dari tim advance yang akan memberikan adanya informasi yang lebih detail akan bantuan apa saja yang akan bisa di salurkan dari negara Inodonesia dan tentunya dari koordinasi dengan pihak berwenang setempat.

Seperti ungkapan dari Djazuli Ambari, yang menjadi Ketua Umum BSMI, keberadaan dari BSMI yang ada di Nepal menjadi salah satu bentuk keprihatinan dari para korban untuk menggalang kemanusiaan. Lebihnya lagi dari Indonesia yang baru saja menjadi tuan rumah adanya Konferensi Asia Afrika (KAA) yang sudah di hadiri adanya beberapa negara-negara Asia dan Afrika.

Maka dari itu, sesama negara Asia, negara Indonesia yang saat ini merasakan adanya suatu kewajiban untuk bisa memberikan bantuan kepada Nepal yang dimana saat ini telah dilanda adanya musibah gempa bumi.

“Dari BSMI yang sudah mendapatkan adanya informasi bahwa dari beberapa rumah sakit yang berada di sana, dari para petugas medis masih kualahan dalam merawat para pasiennya di tenda-tenda darurat untuk bisa hindari adanya gedung yang bisa ambruk,” ujarnya yang disebutkan kepada wartawan.

Be Sociable, Share!