Berita Dunia Hari Ini – Jepang Selidiki Insiden Ambruknya Terowongan Sasago

 

Setelah proses penyelamatan atas insiden ambruknya terowongan Sasago yang berlokasi di Tokyo sempat dihentikan, proses inspeksi darurat pun kembali dilakukan, mengingat sejumlah korban yang masih belum diketahui secara pasti. Sebelumnya dikabarkan, bahwa ada sembilan orang yang tewas dalam insiden tersebut.

Korban tewas sebagian besar karena tertimpa oleh panel beton dari terowongan yang sampai akhirnya memicu terjadinya kebakaran di Terowongan Sasago. Penyelidikan awal memperkirakan bahwa keberadaan panel beton yang berfungsi untuk menyangga terowongan tersebut mungkin saja mengalami kelonggaran hingga akhirnya jatuh.

Penyelidikan ini sendiri difokuskan dan dipusatkan pada inspeksi dua bulan lalu yang menunjukkan tidak adanya keanehan pada Terowongan Sasago. Kini, pihak berwenang pun membuat keputusan untuk kembali melakukan penyelidikan dengan 20 terowongan yang sama di Jepang.

Media Jepang sendiri memperkirakan dan mencurigai perusahaan operator terowongan yang melakukan inspeksi visual selama 30 tahun tapi tidak disertai dengan adanya perbaikan dari segi konstruksi terowongan hingga mengakibatkan insiden seperti ini.

“Untuk saat ini, kami berspekulasi bahwa penyangga terowongan kemungkinan longgar dan tidak cukup mampu berfungsi dengan baik sehingga jatuh,” tukas perwakilan Nippon Expressway Motohiro Takamisawa.

Osamu Fujimura selaku sekretaris Kabinet Jepang juga mengungkapkan bahwa perdana menteri telah memberikan perintah kepada kementerian transportasi untuk segera melakukan upaya-upaya demi untuk menyelamatkan para korban yang masih berada di bawah terowongan. Selain itu, mereka juga perlu mencari tahu apa penyebab kecelakaan untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Kabar terbaru sendiri memang menjelaskan bahwa regu penyelamat terus berusaha untuk mencari korban selamat dari insiden ambruknya terowongan Sasago tersebut. Salah satu korban tewas sendiri sebenarnya sempat melaporkan bahwa dirinya masih terjebak di terowongan hingga akhirnya ia pun meninggal dunia di tempat.

Sementara di lain sisi, sembilan korban tewas sudah berhasil dikeluarkan dari TKP. Beberapa diantaranya sudah tidak berbentuk karena hangus terbakar.

“Tiga korban tewas hangus terbakar,” lapor BBC.

Salah seorang korban tewas diketahui adalah seorang pengemudi truk yang sebelumnya sempat melakukan kontak dengan perusahaan tempat ia bekerja. Ia melaporkan bahwa ia terjebak dalam terowongan.

Lima korban tewas lainnya juga ditemukan di sebuah kendaraan. Tiga diantaranya adalah laki-laki dan sisanya adalah perempuan. Diperkirakan mereka berasal dari Tokyo dan berusia sekitar 20 tahun.

Api sendiri dilaporkan meluas di dalam terowongan pada Minggu (2/12/2012) pagi waktu setempat. Sejumlah warga yang selamat berhasil keluar dari terowongan tersebut dengan berjalan kaki.

Dari kamera CCTV, terlihat jelas bahwa bagian atas dari terowongan itu memang ambruk sekitar 100 meter dari mulut terowongan.

 

 

Berita Dunia Hari In

Be Sociable, Share!

 

Tags

Related Posts

  • No Related Posts